| Tanah dan Lahan |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Selasa, 02 Maret 2010 | |
|
Wilayah Kota Probolinggo dibentuk dari bahan induk batuan volkanik dan zaman quarter muda (young quarternary volcanic product) dan batuan endapan (alluvium). Bahan induk tersebut terbentuk dengan fisiografi yang relatif datar. Bahan induk alluvium terdapat pada wilayah bagian utara dan tenggara, sedangkan bahan induk volcanic product terdapat pada bagian lainnya.
Jenis Tanah Jenis tanah penting diketahui terutama dalam usaha pengembangan pertanian. Jenis tanah di wilayah Kota Probolinggo terdiri dari Alluvial, Mediteran, dan Regosol. Jenis tanah alluvial regosol terdapat pada daerah paling utara yaitu daerah pantai. Alluvial kelabu tua pada bagian tengah ke utara. Jenis tanah yang terluas di wilayah Kota Probolinggo adalah alluvial coklat keabuan, yaitu dari bagian tengah hingga selatan kota. Jenis tanah regosol coklat terdapat sebagian kecil di bagian timur kota, sedangkan kompleks grumosol hitam dan litosol pada bagian barat daya kota. Jenis tanah aluvial (63.98%) merupakan tanah yang sangat baik untuk usaha pertanian, karena tersedia cukup mineral yang diperlukan untuk tumbuh-tumbuhan. Demikian pula jika digunakan untuk bangunan, jenis tanah ini mempunyai daya tahan yang kuat karena merupakan endapan tanah liat yang bercampur pasir halus. Jenis tanah grumosol (4.82%) sifat tanahnya mudah longsor dan memiliki drainase buruk. Dengan demikian, tentunya jenis tanah ini kurang baik guna didirikan bangunan karena selalu terancam bahaya. Jenis tanah Mediteran (31.20%) merupakan jenis tanah yang memiliki karakteristik tahan menahan. Kemampuan Tanah Kemampuan tanah suatu wilayah perlu ditinjau mengenai kedalaman efektif tanah, tesktur tanah, drainase, dan faktor pembatasnya.
1. Kedalaman
efektif
Kedalaman efektif merupakan kedalaman tanah dimana perakaran
tanaman masih bisa tumbuh denga baik. Kedalaman tanah di wilayah Kota Probolinggo
adalah lebih dari 90 cm.
2. Tekstur
Tanah
Tesktur tanah adalah perbandingan partikel liat, debu dan
pasir yang terdapat pada suatu gumpalan tanah. Data mengenai tekstur tanah yang
diperoleh adalah tekstur tanah pada kedalaman 20 cm.
3.
Drainase
Drainase yang dimaksud adalah
kemampuan permukaan tanah untuk merembeskan air secara alami. Keadaan drainase
tanah dikelompokkan atas 3 kelas, yaitu drainase baik/tidak pernah tergenang,
tergenang periodik, dan drainase tergenang terus-menerus. Sebagian besar
wilayah Kota Probolinggo berdrainse cukup baik/tidak pernah tergenang. Drainase
tergenang periodik terdapat di dekat pantai dan beberapa kawasan di daerah
tengah. Areal persawahan dan tambak dimasukkan pada tanah berdrainase baik.
|
|
| Last Updated ( Kamis, 25 Maret 2010 ) |




Informasi Perijinan













