|
Written by Administrator
|
|
Selasa, 09 Maret 2010 |
|
Tujuan Ke-5: Meningkatkan Kesehatan Ibu
Target 6: Menurunkan ¾-nya Tingkat Kematian Ibu di Indonesia
Situasi Saat Ini
Resiko
kematian ibu karena propses melahirkan di Indonesia adalah 1 kematian
dalam setiap 65 kelahiran. Setiap tahun diperkirakan terjadi 20.000
kematian ibu karena komplikasi sewaktu melahirkan dan selama kehamilan.
Tingkat Kematian Ibu dihitung berdasarkan jumlah kematian setiap
100.000 kelahiran. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah
haemorrhage, eclampsia yang menyebabkan tekanan darah tinggi sewaktu
kehamilan, komplikasi karena aborsi, infeksi dan komplikasi sewaktu
melahirkan. Meskipun Indonesia belum memiliki sistem pendataan yang
baik untuk mendapatkan infromasi mengenai AKI, para ahli memperkirakan
bahwa AKI pada tahun 1992 di Indonesia adalah 425 Lebih dari satu
dekade kemudian, angkanya berubah menjadi 307 per 100.000 kelahiran
hidup. Berdasarkan laju ini, diperlukan usaha yang jauh lebih besar
untuk mecapai Target MDG ke 5. Selain itu, perhatian khusus harus
diberikan kepada daerah miskin, terutama di bagian timur Indonesia,
dimana banyak daerah masih memiliki tingkat kematian ibu tertinggi di
Indonesia, dan juga karena daerah tersebut memiliki infrastruktur yang
sangat terbatas.
Tindak Lanjut
Yang
sangat diperlukan oleh Ibu adalah peningkatan akses terhadap pelayana
kesehatan berualitas untuk ibu dan anak, terutama selama dan segera
setelah kelahiran. Selain peningkatan pelayanan kesehatan, perlu juga
diadakan perubahan perilaku masyarakat yang paling rentan terhadap
kematian ibu. Hal ini termasuk peningkatan pengetahuan keluarga
mengenai status kesehatan dan nurtisi, serta pemberitahuan mengenai
jangkauan dan macam pelayanan yang dapat mereka pergunakan. Pemerintah
juga perlu untuk meningkatkan sistem pemantauan untuk mencapai tujuan
MDG ke 5. Peningkatan sistem pendataan terutama aspek manajemen dan
aliran informasi terutama data dasar infrastruktur kesehatan, serta
koordinasi antara instansi terkait dengan masyarakat donor juga perlu
ditingkatkan untuk untuk menghindari overlap dan kegiatan yang tidak
tepat sasaran, sehingga peningkatan kesehatan ibu dapat dicapai secara
lebih efektif dan efisien.
|