| Letak Geografis |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Selasa, 16 Februari 2010 | |
Letak Kota Probolinggo berada pada 7º 43’ 41” sampai dengan 7º 49’
04” Lintang Selatan dan 113º 10’ sampai dengan 113º 15’ Bujur Timur
dengan luas wilayah 56,667 Km². Disamping itu Kota Probolinggo merupakan
daerah transit yang menghubungkan kota-kota (sebelah timur Kota) :
Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dengan kota-kota
(sebelah barat Kota) : Pasuruan, Malang, Surabaya.
Adapun batas wilayah administrasi Kota
Probolinggo meliputi :
1. Sebelah Utara : Selat Madura 2. Sebelah Timur : Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo 3. Sebelah Selatan : Kecamatan Leces, Wonomerto, Sumberasih Kab. Probolinggo 4. Sebelah Barat : Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Luas wilayah Kota Probolinggo tercatat sebesar 56.667 Km². Secara administrasi pemerintahan Kota Probolinggo terbagi dalam 3 (tiga) Kecamatan dan 29 Kelurahan yang terdiri dari Kecamatan Mayangan terdapat 11 Kelurahan, Kecamatan Kademangan terdapat 9 Kelurahan, dan Kecamatan Wonoasih terdapat 9 Kelurahan.
Kota Probolinggo mempunyai perubahan iklim 2 jenis setiap tahunnya,
yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Pada kondisi normal, musim
penghujan berada pada bulan Nopember hingga April, sedangkan musim
kemarau berada pada bulan Mei hingga Oktober setiap tahunnya. Jumlah
curah hujan pada tahun 2007 dari hasil pemantauan pada 4 stasiun
pengamatan hujan yang ada di Kota Probolinggo, tercatat 1.072 mm dan
hari hujan sebanyak 63 hari. Apabila dibandingkan dengan rata-rata curah
hujan tahun 2006 sebesar 1.368 mm dengan 74 hari hujan, maka kondisi
tahun 2007 lebih kering dibandingkan tahun 2006, dimana curah hujan per
hari pada tahun 2006 sebesar 3,75 mm/hari, sedangkan curah hujan per
hari pada tahun 2007 sebesar 2,94 mm/hari. Curah hujan terlebat terjadi
pada bulan Pebruari dan Maret rata-rata sebesar 19,84 mm per hari.
Selain itu pada bulan Juli sampai dengan September di Kota Probolinggo
terdapat angin kering yang bertiup cukup kencang (kecepatan dapat
mencapai 81 km/jam) dari arah tenggara ke barat laut, angin ini populer
dengan sebutan “ Angin Gending “ .
Secara umum, kondisi dan struktur tanah Kota Probolinggo cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman. Hal ini banyak dipengaruhi oleh pengairan yang cukup, sehingga memungkinkan pengembangan lahan sawah untuk tanaman pangan maupun hortikultura, khususnya bawang merah yang merupakan komoditi unggulan. Meskipun merupakan wilayah perkotaan, pola penggunaan tanah di Kota Probolinggo ternyata masih terdapat lahan sawah seluas 1.967,70 hektar (21 %), lahan bukan sawah seluas 3.699,00 hektar (39,5 %). Lahan bukan sawah terbagi atas lahan kering 3.595,00 hektar (38,4 %) dan lahan lainnya (tambak) seluas 104 hektar (1,11%).Melihat potensi dan pemanfaatan wilayah demikian itu, banyak alternatif yang bisa dipilih untuk mengoptimalkan pemanfaatan dan pemberdayaan potensi daerah kota, guna mewujudkan visi Kota Probolinggo sebagai kota tujuan investasi yang perspektif, kondusif dan partisipatif. |
|
| Last Updated ( Selasa, 06 April 2010 ) |



Letak Kota Probolinggo berada pada 7º 43’ 41” sampai dengan 7º 49’
04” Lintang Selatan dan 113º 10’ sampai dengan 113º 15’ Bujur Timur
dengan luas wilayah 56,667 Km². Disamping itu Kota Probolinggo merupakan
daerah transit yang menghubungkan kota-kota (sebelah timur Kota) :
Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dengan kota-kota
(sebelah barat Kota) : Pasuruan, Malang, Surabaya. 
Informasi Perijinan













