HABIB HADI: POKOKNYA JAGA KESEHATAN TUBUH, JANGAN TAMBENG!

2019-2020

PROBOLINGGO - Masih dalam situasi pandemi COVID 19 di minggu akhir puasa Ramadan, Pemerintah Kota Probolinggo hadir menyemangati warga terdampak dengan memberikan bantuan paket sembako.

Ya, tak dipungkiri pandemi COVID 19 dirasakan semua warga, baik itu pengusaha hingga masyarakat. Kali ini pemerintah melakukan penyerahan sembako di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Mangunharjo, Kelurahan Wiroborang dan Kelurahan Jrebeng Kulon, Senin (18/5).

IMG 20200518 WA0052Sebanyak 849 paket sembako diberikan pada warga di Kelurahan Wiroborang, sebanyak 721 paket sembako di Kelurahan Jrebeng Kulon. 

Sementara itu, di Kelurahan Mangunharjo diberikan bantuan berupa wastafel, alat semprot dan cairan disinfektan yang berasal dari sumber dana kelurahan kepada ketua RT dan RW se-Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan. Selain itu diberikan pula bantuan sembako sebanyak 4.399 paket sembako bagi warga terdampak di Kelurahan Mangunharjo.

Wali kota menjelaskan isi sembako itu tidak serta merta didapat seperti belanja pada umumnya. “Isian paket sembako ini berupa 10 kilogram beras, 20 buah mie instan dan 1 liter minyak goreng. Mudah-mudahan apa yang telah kami (pemerintah) laksanakan ini dapat meringankan beban warga masyarakat dan bisa dimanfaatkan dengan sebesar-besarnya,” jelas Habib Hadi.

IMG 20200518 WA0044Pada kesempatan itu, wali kota menjelaskan, setiap orang diwajibkan untuk menjaga daya tahan tubuh masing-masing. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan menulari anggota keluarga yang memiliki penyakit bawaan. Seperti kolesterol, diabetes, darah tinggi, dan sebagainya.

“Pokoknya tetap jaga kesehatan, virus corona ini masih belum ada obatnya. Obatnya dari diri kita sendiri, rajin cuci tangan, ikuti imbauan pemerintah, disiplin pakai masker, jangan tambeng!,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin datang bersama Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Danramil Mayangan, Kapolsek Mayangan, Camat Mayangan, Babinsa dan Babinkantibmas. (dewi)

 


Probolinggo city administration has again distributed the staple food package to the residents in the last week of Ramadhan month. The COVID-19 pandemic is still accelerating and its effect is still be felt both by entrepreneurs and the residents. The local government has distributed the packages to 3 urban villages, including Mangunharjo, Wiroborang, and Jrebeng Kulon, on Monday (18/5).

 

849 packages were distributed to Wiroborang residents, and 721 others to Jrebeng Kulon. Meanwhile, the local government also distributed washstand, disinfectant sprayers and liquid, financed by village funds, to the head of neighborhood organization RT/RW in Mangunarjo urban village. Besides, 4,399 staple-food packages were also distributed to affected residents in Mangunharjo.

Probolinggo Mayor Hadi Zainal Abidin explained, the packages are different from the previous ones. “It contains 10 kg of rice, 20 pieces of instant noodles, and 1 liter of cooking oil. Hopefully, the assistance can ease the burden of the residents and be well used,” the mayor, popularly known as Habib Hadi, explained.

He also explained, everyone must maintain their immune to protect them from coronavirus. Otherwise, if get infected, they can infect other family members who possibly have congenital disease including cholesterol, diabetes, high blood pressure, and others.

“Maintain your health, the virus has no cure yet. It all depends on us. Wash your hands as frequently as possible, wear a mask. Don’t be stubborn!” he said.

On that occasion, Mayor Hadi Zainal Abidin was accompanied by Vice Mayor Mochammad Soufis Subri and other officials. (alfien_tr)

BAGIKAN