PEMKOT PROBOLINGGO LAUNCHING NTPD 112 BERSAMAAN DENGAN PEMBUKAAN PASAR RAKYAT MUSLIMAT NU

2019-2020

Probolinggo, 6/3/2019. Hujan deras mewarnai launching Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 yang dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan pasar rakyat muslimat NU. Diawali dengan sajian kesenian dengan judul, "Sang Pelopor " dari Kabupaten Sleman Yogyakarta yang ikut berpartisipasi menyemarakkan ajang itu.

Diselenggarakan di alun-alun Kota Probolinggo pada Rabu (6/3) dan sejak pukul 15.30 WIB, alun-alun kota nampak semarak dengan hadirnya seni jula-juli remaja yang pernah terpilih sebagai penyaji terbaik tingkat Jatim 2017 lalu. Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengapresiasi event tersebut.

Hadir pula Wakil Wali Kota Probolinggo HMS. Subri, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemprov Jatim Rudiyanto, perwakilan dari Kemenkominfo RI Agung Hartoyo, Ketua Pengurus Wilayah Muslimat NU Jatim Masruroh Wahid, Kepala OPD se- kota, serta ketua dan wakil ketua TP-PKK Kota Probolinggo.

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim yang diwakili Kabiro Kesos Jatim Rudiyanto menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan festival pandalungan dan pasar rakyat muslimat NU, yang digelar hari ini hingga tanggal 10 Maret mendatang. Ia juga menyampaikan program dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yang berhalangan hadir ke Kota Probolinggo.

"Hari ini ada 6 agenda yang bersamaan. Namun saat ini program yang sedang digalakkan Pemprop Jatim salah satunya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Sedangkan bidang pendidikan, silahkan sudah bisa menikmati sekolah gratis untuk SMA dan SMK negeri di Jatim," imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Pihaknya akan mendukung pengembangan UKM untuk perputaran perekonomian di Kota Probolinggo.

"Pasar rakyat NU bukan sekedar ajang hiburan semata, namun juga bagian dari mengembangkan sektor ekonomi melalui pembinaan UKM di kota. Termasuk bagian dari promosi pariwisata, karena menampilkan kesenian berbagai etnis yang ada," ujarnya.

Usai membuka kegiatan pasar rakyat muslimat NU, dilanjutkan dengan launching layanan darurat 112. Wali Kota berharap program pendukung smart city ini, bisa membantu masyarakat dalam penanganan kegawat daruratan seperti, kebakaran, bencana alam, kecelakaan maupun kejadian darurat lainnya.

Perwakilan Kemenkominfo RI Agung Hartoyo menuturkan jika layanan darurat 112 di Jawa Timur ada 2, yakni pertama di Kota Surabaya dan yang kedua Kota Probolinggo.

Meski hujan deras, pasca acara seremonial, Wali Kota dan Wakilnya mengunjungi serta memotivasi peserta di stand yang terlibat pasar rakyat. (Yul)

BAGIKAN