WALI KOTA HABIB HADI SAKSIKAN KELULUSAN SEKOLAH SECARA VIRTUAL

2019-2020

KANIGARAN – Sebanyak 211 siswa tahun ajaran 2019/2020 SMP Negeri 7 Kota Probolinggo melaksanakan pengumuman kelulusan secara virtual, Jumat (5/6). Prosesi tersebut disaksikan Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Sekda drg Ninik Ira Wibawati dari Command Center, Kantor Wali Kota.

Setiap tahunnya, saat proses kelulusan siswa, SMPN 7 memberikan penghargaan Anugerah Satwika kenaikan siswa untuk kelas VII dan VIII serta kelulusan siswa kelas IX. Anugerah Satwika itu diberikan kepada siswa meraih prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Diantaranya Satwika Akademik I, Satwika Akademik 2, Satwika Akademik 3, Satwika Akademik Kepribadian Terbaik, Satwika Olahraga, Satwika Seni, Satwika Pemustaka terbaik dan Satwika Pegiat Literasi.

Di Indonesia bahkan di dunia, anak didik mulai dari pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah hingga kalangan mahasiswa pun mengalami hal yang sama. Angkatan Tahun Ajaran 2019/2020 begitu dramatis, karena tiba-tiba kita dilanda bencana non alam, penyebaran COVID 19.

Perubahan terjadi dalam keseharian baik secara individu maupun bermasyarakat dampak perubahan terjadi di semua bidang, termasuk bidang pendidikan. Sehingga proses belajar dari rumah pun harus ditetapkan oleh pemerintah.

WhatsApp Image 2020 06 05 at 10.42.00Hal itu disampaikan Wali Kota Habib Hadi dalam sambutannya, ia ikut memberikan semangat kepada para siswa yang mengikuti kelulusan virtual tersebut. “Lebih bersemangat lagi dalam belajar untuk melanjutkan pendidikan, karena meski belum dapat dipastikan kapan proses belajar mengajar dan masuk sekolah dimulai, saya berharap kalian tidak berkecil hati. Semoga kami di pemerintahan ini dapat memberikan solusi agar belajar mengajar di lembaga pendidikan dapat kembali dilaksanakan seperti sedia kala,” kata Habib Hadi.

Menurut wali kota, perubahan kondisi yang terjadi saat ini menjadikan peranan orang tua menjadi sangat penting, karena anak-anak lebih banyak beraktivitas dari rumah. Pembelajaran yang diberikan oleh guru pun dikerjakan secara virtual atau online.

“Orang tua menjadi yang terdepan dalam mengawal dan mendampingi anak-anak di masa pandemi ini. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada siswa siswi SMPN 7 Kota Probolinggo serta penerima penghargaan Anugerah Satwika. Semoga ilmu kalian bermanfaat dan tetap semangat belajar meski harus berhadapan dengan perubahan dalam tatanan kehidupan ini,” sambungnya.

Sementara itu dihubungi langsung melalui telepon selulernya, Sudarmanto Kepala SMPN 7 mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kelulusan virtual ini. “Alhamdulillah, saya merasa senang dan bangga karena dapat melayani peserta didik kami dalam hal pengurusan kelulusan walaupun di tengah badai pandemi COVID 19. Meskipun penyelenggaraan acara tadi banyak kekurangan karena acara tak disangka sebelumnya,” ungkapnya penuh haru.

WhatsApp Image 2020 06 05 at 10.42.10Hal yang sama dirasakan Siti Nurhaliza, siswa kelas IX F itu tidak menyangka bakal merasakan kelulusan tidak ramai seperti tahun sebelumnya. “Sebenarnya sih sedikit sedih, soalnya kelulusan yang dinanti-nanti dari kelas VII harus dilaksanakan seperti ini. Tapi saya juga harus mengerti bagaimana keadaannya, jadi walaupun diakan secara virtual saya sendiri tetap merasa bahagia dan semangat,” ujar Siti.

Selanjutnya Aldy IX F juga mengungkapkan hal senada, “ Wah, Alhamdulillah senang banget bisa lulus walaupun tidak semeriah tahun kemarin. Dan ini merupakan acara kelulusan yang paling berkesan dan unik bagi saya,” tuturnya.

Alhamdulilah sekali saya sangat senang karena walau di tengah pandemi ini kami masih bisa berjumpa walau hanya lewat layar. Saya mengaku bangga karena bapak dan ibu guru masih memberikan apresiasi untuk anak didiknya,” kata Dinda siswa IX F. (dewi)

 


Junior High School SMPN 7, Probolinggo city had a virtual graduation ceremony on Friday (5/6) with 211 students participating in. The ceremony was witnessed by Mayor Hadi Zainal Abidin and Regional Secretary drg Ninik Ira Wibawati from the Command Center, mayor’s office.

 

In each graduation, the school has a tradition to give Anugerah Satwika award for the students; an award given to students who had academic or non-academic achievements. This includes Satwika Academic I, Satwika Academic II, Satwika Academic III, Satwika for The Best Personality, Satwika of Sports, Satwika of Arts, Satwika for The Best User, and Satwika for Literacy Promotors.

In Indonesia and even the world, any ages of students in 2019/2020 have experienced the same thing as they cannot go to school due to the COVID-19 pandemic. The situation has forced all sectors including education to make changes; school at home has been a policy taken by the government.

This was stated by Mayor Habib Hadi in his speech as he supports the students to have the virtual graduation ceremony. “You all must keep the spirits up to study. Although we cannot confirm when the school back to normal is; you must never lose heart. Hopefully, we (the government) can give a solution to this situation and may the school back to normal,” Habib Hadi said.

According to the mayor, the changes make parents now hold an important role because the students will have more activities at home. Teachers will give them tasks done online or virtually.

“Parents will be the key to supporting and accompanying the students in this pandemic. Once again, congratulate all students of SMPN 7 and the recipients of the Anugerah Satwika award. May you use the knowledge well and keep your spirits up amid the changes,” he continued.

Meanwhile, the school principal Sudarmanto, via a phone call, was grateful for having virtual graduation. “Alhamdulillah (Thank God), I’m glad and proud of having graduation amid COVID-19 pandemic,” he said.

Siti Nurhaliza, a 9th-grade student of the school did not expect to have virtual graduation. “It’s a bit sad. We have been waiting for the graduation moment, but we have to understand it’s not possible to have normal graduation, so I must be happy about it and keep the spirits up,” Siti said.

Another student, Aldi felt the same thing. “Alhamdulillah (Thank God), I’m glad although we cannot hold the graduation as cheerful as the previous year was. And, to me, this is quite impressive and unique,” he said. (alfien_tr)

BAGIKAN