“Probolinggo Makmur” untuk Ponpes dan Masjid

2022

KANIGARAN - Sebagai mitra Pemerintah Kota Probolinggo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat menyalurkan bantuan peralatan laundry, Kamis (17/11), di rumah dinas wali kota. Bantuan diberikan kepada 10 pondok pesantren yang memiliki santri lebih dari 30 orang dan juga bantuan alat kebersihan bagi 50 masjid. Masing-masing ponpes itu mendapatkan bantuan dengan rincian 2 mesin cuci, 2 setrika, 2 meja setrika, 2 timbangan, 2 keranjang baju, 11 dos deterjen dan 1 ikat kantong plastik.

Sedangkan untuk masjid diberikan bantuan 1 unit vacuum cleaner, 2 buah alat pembersih lantai dan 5 dos pewangi lantai. Penyaluran ini merupakan usaha pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS, selain menyanding program pemerintah berupa pemberian listrik gratis bagi masjid dan rumah peribadatan.

Selain itu, yang melatarbelakangi giat ini adalah memberikan pendayagunaan bagi para santri untuk mengembangkan manajemen pengelolaan laundry. Sehingga BAZNAS hadir untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi para santri ponpes dalam melatih kemandirian ekonomi mereka.

“Hampir semua pondok pesantren menanggung para santrinya yang dhuafa, mereka pasrah pada kiainya itu total lahir batin. Dengan adanya ini (bantuan peralatan), maka yang ditanggung oleh para kiai dapat kami bantu memberdayakan dan mendayagunakan. Kalau dilaundry-kan jatuhnya lebih mahal, sehingga keuangan itu bisa dikelola,” terang Ketua BAZNAS M. Agus Saifudin.

Agus menuturkan, sebelumnya pihaknya telah memberikan pelatihan laundry bagi para santri. “Ada manajemen melatih secara ekonomi agar supaya ponpes itu diberi kesempatan. Bagaimana mengelola laundry ponpes itu memiliki nilai ekonomi,” tuturnya.

Ya, pada 21 Oktober lalu BAZNAS bekerja sama dengan pengusaha laundry memberikan pelatihan keterampilan santri ponpes dalam usaha laundry untuk melatih teknik laundry yang baik dan benar. “Selain itu, memberikan pelayanan jasa laundry untuk para santri. Selanjutnya, pemberdayaan santri dhuafa untuk mendapatkan uang saku dan tambahan pemasukan dan untuk membantu personal pesantren dari usaha yang dijalankan. Terakhir, membantu masjid agar bersih, higienis dan nyaman,” kata Ustad Wahid dalam laporannya.

Bantuan secara simbolis diberikan oleh Plh Sekda Budiono Wirawan didampingi Kabag Kesra Agus Dwiwantoro kepada perwakilan pemilik ponpes dan takmir masjid. “Momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2022 merupakan saat yang tepat untuk dijadikan sebagai upaya kebangkitan para santri menyiapkan diri dengan berbagai keterampilan sebagai upaya untuk menghadapi masa depan yang lebih baik. Demikian juga masjid yang ada di Kota Probolinggo harus berbenah diri menjadi tempat ibadah yang lebih bersih dan lebih nyaman bagi siapa pun yang singgah,” ucap Plh Sekda Budiono mewakili Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin. (DY/fa)

BAGIKAN