Habib Taufiq: Ajari dan Kenalkan Al Qur’an pada Anak Agar Rumah Selalu Diberkahi

2023

KANIGARAN - Datangnya bulan Ramadan di dalamnya bukan hanya untuk berpuasa, namun terdapat peristiwa besar yaitu peristiwa turunnya Al-Qur’an ke bumi yang dibawa oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah Muhammad SAW tepat pada malam 17 Ramadan, yang biasa kita kenal dengan Nuzulul Quran.

Bertepatan dengan datangnya malam Nuzulul Quran, Pemkot Probolinggo mengadakan Peringatan Nuzulul Quran, Sabtu (8/4) sore. Hadir dalam acara yang diadakan di depan halaman Kantor Pemkot Jalan Panglima Sudirman tersebut Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama Forkopimda beserta alim ulama. 

Acara tersebut diisi dengan tausiyah dari Habib Taufiq Bin Abdul Qadir Assegaf Pimpinan Ponpes Assunniyah Salafiyah Pasuruan. Habib Taufiq menjelaskan tentang betapa mulianya bulan Ramadan dan merupakan satu paket dengan Al-Qur’an.

“Satu-satunya bulan yang disebutkan di dalam Al-Qur’an, karena bulan yang dipilih oleh Allah untuk diturunkannya Al-Qur’an. Selain itu, semua yang berhubungan dengan Al-Qur’an menjadi sangat istimewa dan mulia. Malam diturunkannya Al-Qur’an menjadi malam Lailatul Qadar, dan ketika kita beribadah di malam tersebut, ibadah kita setara dengan 1000 bulan,” ujar Habib Taufiq. 

Kota Makkah yang tandus pun menjadi istmewa karena tempat diturunkannya Al-Qur’an, termasuk Gua Hiro yang menjadi tempat pertama kali turunnya Al-Qur’an, bahkan kertas yang ditulis ayat Al-Qur’an pun juga diangkat derajatnya oleh Allah SWT. 

“Maka bapak/ibu semua kalau ingin mulia, lewat Al-Qur’an, bukan lewat harta, diangkat derajat kita, apabila kita memegang Al-Qur’an,” terang Habib Taufiq menjelaskan bagaimana mulianya kitab umat muslim ini.

Habib Taufiq juga menjelaskan bahwa puasa dan Al-Qur’san juga akan membawa syafaat di akhir dunia nanti. Karena puasa dan Al-Qur’an akan membantu kita dan menjadi saksi di hari penimbangan nantinya. “Puasa juga akan membuat kita menjadi orang bertaqwa, ini bentuk rahmatnya Allah. Allah ga mau kita tersiksa di akhirat nanti,” jelasnya.

Oleh karena itu, Habib Taufiq juga menerangkan kepada seluruh jemaah yang hadir yaitu pegawai Pemkot Probolinggo untuk mengajari dan mengenalkan anak-anak kepada Al-Qur’an, agar rumah selalu diberkahi dan mendapat Rahmat. 

“Rumah kalau tidak ada bacaan Al-Qur’an itu ibaratnya rumah yang mau roboh, pasti kita akan khawatir terus, bagaimana kalau tiba-tiba roboh, jadi bagaimana kita memperkuat pondasi rumah itu, kita tadabburi Al-Qur’an dan anak-anak kita juga diajarkan Al-Qur’an dan menjadi anak-anak yang sholeh,” harap Habib Taufik mengakhiri tausiyahnya.

Habib Hadi Zainal Abidin, Wali Kota Probolinggo mengatakan bahwa di Peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan ini adalah upaya Pemkot Probolinggo untuk mengingatkan segenap pegawainya pentingnya membaca Al-Qur’an, manfaat membaca Al-Qur’an dan kesadaran untuk membaca Al-Qur’an setiap harinya.

“Mudah-mudahan hal tersebut bisa ditanamkan di dalam diri kita untuk bisa melakukan aktivitas tersebut (tadabbur Al-Qur’an, red) dan semoga membawa keberuntungan untuk kita di dunia maupun di akhirat, semoga bisa dipetik hikmahnya dan menambah wawasan kesadaran sehingga bisa mengatur antara kesibukan sehari-hari dan membaca Al-Qur’an itu harus beriringan, aamiin yaa rabbalalamin,” tutur Habib Hadi. Dalam acara tersebut juga dibagikan penghargaan kepada marbot seluruh Kota Probolinggo yang berjumlah kurang lebih 280 orang. (sit/fa) 

BAGIKAN