Launching Berung Hatinya PKK, Membangun Ekosistem Ekonomi Berbasis Lingkungan

2023

MAYANGAN - Upaya untuk mengimplementasikan transformasi lingkungan yang asri, indah, dan nyaman diwujudkan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Hj. Aminah Hadi dengan launching inovasi "Berung Taman Hatinya PKK" Senin (18/9) malam. Melalui warung (dalam bahasa Madura, berung. Red) yang berlokasi di Kampung Nila, Jl. Anggrek RT 07 RW 07  Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, itu Aminah Hadi berharap inovasi tersebut bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kunjungan itu juga sebagai bentuk apresiasi kepada warga dan kelurahan setempat bersama Pokja 3 TP PKK Kelurahan Sukabumi. Aminah Hadi menilai PKK kelurahan setempat telah berhasil menggerakkan masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan kosong dan tidak produktif menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai dengan aneka makanan yang dijajakan lewat "Berung Taman Hatinya PKK".

Membuka kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Hj. Aminah Hadi menjelaskan bahwa Berung Taman Hatinya PKK adalah inovasi dalam manfaatkan halaman sekitar yang dulunya kumuh dan tak terawatt. Kemudian difungsikan menjadi taman yang asri, sekaligus dimanfaatkan sebagai tempat budidaya berbagai jenis tanaman sayuran dan ikan.

"Di lokasi ini, dulunya hanyalah halaman yang terlantar, ditumbuhi rumput liar dan tumpukan sampah. Namun, dengan kesungguhan untuk memaksimalkan manfaat dari tanah kosong, akhirnya halaman rumah yang kumuh dan terlantar ini bisa menjadi Berung Hatinya PKK," jelasnya.

Dikatakan Aminah Hadi, Berung Hatinya PKK ini tak sekedar menjadi halaman yang asri, tapi juga menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati hidangan yang dijual di Berung Hatinya PKK.

Dalam kunjungan tersebut, Ibu Aminah Hadi didampingi pengurus TP PKK Kota Probolinggo berkesempatan menebarkan benih ikan nila ke kolam budidaya ikan yang ada di area Berung Hatinya PKK. Ia pun berharap masyarakat bisa merawat dan menjaganya agar bisa terus memberikan manfaat bagi warga sekitar.

"Harapan saya, kita sama-sama bisa menjaga Berung Hatinya PKK ini agar tetap menarik. Dan memberikan manfaat bukan hanya bagi pengunjung, tapi juga seluruh tim yang membangun tempat ini" harapnya.

Seusai menebarkan benih ikan, Ibu Aminah Hadi akrab berbaur dengan warga sekitar. Ia bahkan turut mencicipi hasil masakan warga dengan memakan sajian khas Berung Hatinya PKK yaitu nila bakar.

Sementara itu, Ketua RT 7 RW 7 Kelurahan Sukabumi, Suhartono mengatakan hidangan yang dijual di Berung Hatinya PKK ini diambil langsung dari hasil budidaya yang dikelola masyarakat sendiri di sekitar halaman Berung Hatinya PKK.

"Dengan memanfaatkan budidaya tanaman sayuran, seperti kangkung, sawi, tomat, terong, bayam, dan juga ikan nila yang ada di sekitar Berung Hatinya PKK, olahan makanan yang ada diambil langsung dari hasil budidaya tersebut," ungkapnya.

Suhartono menambahkan, yang membuat istimewa Berung Hatinya PKK ini adalah ikan nilanya, apalagi lokasinya yang tak jauh dari pesisir pantai, sumber daya tambak ikan nila begitu melimpah. "Mayoritas petambak di sini adalah petambak ikan nila. Hasil olahannya ada nila bakar atau lalapan nila, juga ada produk olahan kerupuk nila", tambah pria yang berprofesi sebagai petambak ikan nila itu.

Hal senada juga disampaikan Plt. Lurah Sukabumi, Yoke Arifah yang sama-sama melihat potensi Berung Hatinya PKK ini begitu istimewa.  Karena selain desainnya yang ramah anak, di sini pengunjung bisa beraktivitas dan berkumpul bersama kerabat atau keluarga sambil duduk santai menikmati hidangan di gubug yang teduh dikelilingi tanaman sayuran hijau.

"Selain ada tanaman-tanaman sayuran,  kita bikin desain tempatnya itu ramah anak. Anak-anak bisa bermain di taman bermain, seperti bandulan. Yang istimewa lagi adalah tempatnya yang nyaman untuk pengunjung bercengkrama", ujarnya.

Ia kemudian menceritakan awal mula dibentuknya Berung Hatinya PKK. Berawal dari inisiatif warga yang ingin memfungsikan lahan pekarangan kosong di sekitar untuk dijadikan taman, pemerintah melalui kelurahan setempat bekerjasama dengan Pokja 3 TP PKK Kota Probolinggo kemudian langsung merespon niat tersebut dengan turun langsung ke lapangan.

"Dari potensi itu kita lihat kenapa kita tidak sekaligus membuka "berungnya" (warungnya : red). Kemudian yang dijual adalah menu-menu yang ada di sini,  seperti cah kangkung atau pokcoy yang diambil dari tanaman-tanaman ini. Begitu juga menu ikan nilanya diambil juga dari sini", jelasnya.

Yoke menuturkan tak butuh waktu lama untuk merealisasikannya, dibutuhkan waktu kurang lebih 20 hari hingga Berung Hatinya PKK ini terwujud. "Semoga ini bisa berkembang dan warga Probolinggo punya alternatif pilihan lain akan warung yang enak dan murah meriah", pangkasnya.

Diketahui, berbagai jenis makanan dan minuman yang disajikan di Berung Hatinya PKK antara lain lalapan lele, lalapan nila, cah kangkung/pokcoy, aneka gorengan dan aneka minuman, seperti kopi, teh, dan soft drink. Sedangkan jam operasional  dibuka mulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. (uby/qie)

BAGIKAN