Peringati Hardiknas dan Hari Otoda 2023, Wali Kota Paparkan Capaian Keberhasilan Daerah

2023

KANIGARAN - Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2023 dan Hari Otonomi Daerah ke-27 yang jatuh pada tanggal 25 April lalu, bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa pagi (2/5/2023).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin tampak mengenakan pakaian adat Pendalungan khas Probolinggo. Begitu pula dengan peserta upacara dan undangan yang diikuti oleh  jajaran Forkopimda Kota Probolinggo, perwakilan guru dan pelajar sekolah di Kota Probolinggo yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.   

Dalam amanatnya, Habib Hadi membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia. Diungkapkan, transformasi dan inovasi yang masif di dunia pendidikan sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama.

“Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil. Oleh karena itu, mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” terangnya.

Pada upacara pagi ini, diperingati pula Hari Otonomi Daerah ke-27 Tahun 2023. Sesuai dengan pidato Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia disampaikan tujuan otonomi daerah pada hakekatnya adalah pemberian sebagian besar kewenangan, khususnya kewenangan konkuren yang diberikan kepada daerah.

Diketahui, capaian pelaksanaan otonomi daerah di Kota Probolinggo dalam mendukung program nasional, seperti Penurunan Angka Kemiskinan, Penurunan Stunting, Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Pengendalian Inflasi Daerah telah memberikan hasil yang positif.

Habib Hadi menjelaskan hingga akhir tahun 2022, presentase warga miskin mengalami penurunan menjadi 6,65% jika dibanding data di tahun 2021 sebesar 7,44%. Hal ini menjadi poin positif bagi Kota Probolinggo mengingat angka ini di bawah presentase warga miskin di Provinsi Jawa Timur (10,38%) dan Nasional (9,54%).

Mantan Anggota DPR-RI itu juga membeberkan kondisi stunting di Kota Probolinggo yang berdasarkan data EPPBGM (Elektronik-Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) dan data Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, terkait kondisi stunting tahun 2022 sebesar 12,13%. “Angka ini mengalami penurunan dari tahun 2021 (13,35%). Dan perlu diketahui, secara nasional target penurunan stunting sebesar 14%,” bebernya.

Sedangkan Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Probolinggo, di akhir 2022 tercatat mencapai 74,56. “Alhamdulillah perlahan namun pasti sejak 13 tahun terakhir, angka Indeks Pembangunan Manusia di Kota Probolinggo terus mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Terakhir, terkait pengendalian inflasi di daerah, bulan Maret 2023 di Kota Probolinggo terjadi inflasi Year On Year (Y-ON-Y) sebesar 5,04 % dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,86. Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, seluruh kota mengalami inflasi dimana inflasi Y-On-Y terendah terjadi di Kota Probolinggo.

Turut memeriahkan Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2023 dan Hari Otoda ke-27, disajikan penampilan Tarian Jaran Bodhag dan pemberian simbolis kepada penerima Program Prioritas Bidang PAUD PNF, Program Prioritas Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, dan Penerima Tabungan Hari Tua dan Pensiun Pertama kepada 12 orang yang akan pensiun pada 1 Juni mendatang. (sit/uby)

BAGIKAN