Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kajari Mubin Ingatkan Warga untuk Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

2023

KANIGARANKepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo menyambangi Radio Suara Kota FM. Bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan mengisi taklshow dalam program “Suara Hukum” di radio kebanggaan masyarakat Kota Probolinggo ini. Kajari Abdul Mubin datang bersama sejumlah personil untuk bercerita mengenai kemeriahan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) dalam dialog interaktif dengan durasi waktu 60 menit, pada Selasa (18/7) pagi, di Studio 1.

HBA merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian atau bakti yang dilakukan oleh insan Adhyaksa, yaitu para anggota Kejaksaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 22 Juli. “Dalam momen (Hari Bhakti Adhyaksa) ini banyak yang kami laksanakan. Di bidang olahraga, bakti sosial dan lain-lain,” katanya.

Dalam talkshow HBA yang mengusung tema “Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis dalam Mengawal Pembangunan Nasional” itu, Kajari Abdul Mubin menyampaikan beberapa hal terkait tugas dan fungsi kejaksaan. Yakni, melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan dan tugas lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengawasi jalannya penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan di bidang hukum.

“Berbicara tema yang tegas, artinya tidak pandang bulu. Dan humanis, (artinya) bagaimana kita berbaur dengan masyarakat, memberikan pelayanan hukum. Sehingga orang mengenal kejaksaan tidak hanya pada fungsi penuntutannya tapi juga fungsi pelayanan masyarakat dalam arti luas,” jelasnya kepada penyiar wanita, Carolina yang memandu dialog interaktif ini.

Program-program humanis ini dilaksanakan dan dihadirkan mengikuti kekhasan daerah atau kearifan lokal yang ada di masyarakat. Sehingga Jaksa menjadi bagian dari solusi penyelesaian masalah di masyarakat.

“Tujuannya untuk memotong rantai mafia di masyarakat, mengedukasi masyarakat, dan memberikan solusi atas persoalan hukum di masyarakat. Serta tidak kalah pentingnya adalah mendekatkan jaksa sebagai sahabat masyarakat,” tegas pria yang baru menjabat 5 bulan lamanya itu.

Lalu, mantan Kajari Sawah Lunto, Sumatera Barat itu juga mengingatkan jajarannya agar menjaga netralitas dalam konstelasi Pemilihan Umum 2024. Di mana eskalasi politik, sebutnya, sudah mulai terasa sejak saat ini. “Tahun 2023 ini merupakan tahun politik. Oleh karena itu, selaku ASN, kita tidak berpihak ke salah satu partai apapun. Dan pelaksanaan pemilu nanti semoga berjalan dengan aman, damai, lancar, adil. Mari kita ikut mensukseskan pelaksanaan pemilu,” ujarnya.

Terahir, ia mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat pada Kejari Kota Probolinggo, baik itu secara langsung atau tidak, telah mendukung pelaksanaan kegiatan HBA 2023. “Saya berharap semoga Kota Probolinggo maju dari segala aspek pembangunan, ekonomi, budaya termasuk aspek penanganan hukumnya. Mari kita jaga kota kita ini yang kondusif, sehingga siapapun yang masuk ke Kota Probolinggo merasa nyaman, tenteram dan mempunyai kesan dan pengalaman tersendiri. Intinya, kenali hukum, jauhi hukuman bagi seluruh warga. Apabila membutuhkan pelayanan hukum, kami siap (melakukan pelayananan),” tandasnya. (es/qie)

BAGIKAN