Pengembangan Perekonomian Jadi Fokus Utama Saat Audiensi dengan OJK

2024

KANIGARAN - Penjabat Wali Kota Probolinggo Nurlholis menyambut hangat kedatangan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang di ruang kerjanya pada Kamis (27/6) siang. Tujuan kedatangan OJK Malang kali ini dalam rangka menjalin sinergi dan menggali peluang kerja sama antara Pemkot Probolinggo dan OJK Malang.

Menanggapi kedatangan Tim OJK Malang, Pj Wali Kota Nurkholis memandang jalinan sinergi antara Pemkot Probolinggo dan OJK ke depannya sangatlah penting.

“Tentunya buat kita ini penting, terkait penataan keuangan dan peluang-peluang kerja sama yang bisa disinergikan antara Pemkot dan OJK,” ucap Nurkholils.

Sinergi yang dimaksud ialah dalam pengembangan perekonomian pemerintah daerah yang termasuk Wilayah Kerja OJK Malang. “Kami mendapat amanah plus, plusnya dimana, yakni bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan daerah di wilayah kerja kami, termasuk Kota Probolinggo,” jelas Biger Adzania Maghribi, selaku Kepala OJK Malang yang akan dilantik awal Bulan Juli nanti.

Pemerintah daerah yang termasuk dalam wilayah kerja OJK Malang ini diantaranya Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.

Biger menambahkan pengembangan perekonomian seperti business matching akan dilakukan oleh OJK Malang, “Mencarikan obyek yang memerlukan pendanaan, mencari sumber pendanaan, dan pastinya tidak meninggalkan tugas pokok kami untuk melindungi konsumen dan memberikan literasi edukasi,” tambahnya.

Salah satu program yang dimiliki Pemerintah Kota Probolinggo menjadi perhatian OJK Malang, yakni Bank Sampah. Biger memaparkan bahwa Bank Sampah yang dimiliki oleh Pemkot Probolinggo sangat luar biasa dan potensial.

“Tidak banyak orang menyadari bahwa program ini sangat potensial untuk mendatangkan keuntungan secara ekonomi. Karena kita lihat program ini akan memiliki potensi ekspor dan replikasi program ini ke seluruh kota/kabupaten bahkan nasional,” paparnya. (sit/pin)

BAGIKAN