KANIGARAN – Turnamen Pelajar Petanque Wali Kota Cup I Kota Probolinggo 2025 resmi digelar pada Rabu–Kamis, 17–18 Desember 2025, di halaman belakang GOR A. Yani. Turnamen yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti sebanyak 381 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kota Probolinggo.
Rabu (17/12), seremonial pembukaan dihadiri Ketua TP PKK dr. Evariani Aminuddin, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwasata (Dispopar) Muhamad Abas, Ketua KONI Zulfikar Imawan, dan Ketua Federasi Olahraga Pentaque Indonesia (FOPI) setempat Hakam Baswari.
Ketua FOPI Kota Probolinggo, Hakam Baswari, menjelaskan bahwa petanque merupakan olahraga lempar bola besi asal Perancis yang berkembang sejak 1907, dengan teknik lemparan dari posisi berdiri untuk mendekatkan bola besi ke bola kayu. Olahraga ini resmi masuk ke Indonesia pada 2011 di bawah naungan FOPI dan mulai berkembang di Kota Probolinggo sejak 2015.
“Petanque tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter. Olahraga ini mengajarkan kesabaran, ketelitian, dan sportivitas. Melalui turnamen pelajar ini, kami berharap lahir atlet-atlet muda berprestasi sekaligus generasi yang berkarakter,” ujar Hakam.
Turnamen ini mengusung tema “Satu Bola, Satu Semangat Menuju Prestasi” dan mempertandingkan nomor dobel dan triple. Peserta terdiri dari 13 tim dobel dan 12 tim triple tingkat SD, 48 tim dobel dan 38 tim triple tingkat SMP, serta 28 tim dobel dan 21 tim triple tingkat SMA/SMK. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini bertujuan meningkatkan prestasi, memasyarakatkan olahraga petanque, serta mempererat silaturahmi antarpelajar.
Mewakili Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo Muhammad Abas menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi momentum strategis dalam pembinaan atlet daerah.
“Ini bukan sekadar turnamen, tetapi momentum untuk menjaring bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak bisa berlaga di ajang Porprov hingga SEA Games dan membawa nama harum Kota Probolinggo. Keterbatasan anggaran tidak boleh membatasi semangat pembinaan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Dispopar akan terus mendukung, membina, dan memajukan olahraga petanque di Kota Probolinggo, termasuk membuka peluang pemanfaatan GOR A. Yani sebagai lokasi latihan bersama bagi atlet dan pelajar.
Turnamen ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta. “Belajarlah menjadi yang terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas. Anak hebat adalah anak yang sportif dan bertanggung jawab. Bertandinglah dengan jujur, berteman dengan baik, dan tunjukkan kemampuan terbaik untuk menjadi pemenang sejati,” pesannya.
Melalui turnamen ini, diharapkan olahraga petanque semakin berkembang, mencetak prestasi, serta menjadi salah satu cabang olahraga favorit di Kota Probolinggo. (sit/fa)



