MAYANGAN – Rangkaian peringatan Hari Ibu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi dan Senam Bersama, bertema “Sehat Bugar bagi Wanita Cantik Paripurna”, yang diikuti ratusan peserta, didominasi guru PAUD dan TK se-Kota Probolinggo.
Kegiatan berlangsung di Stadion Bayuangga berlangsung seru, Sabtu (27/12), dirangkai senam bersama Sanggar Senam Elisabeth. Kehadiran dr. Evariani Aminuddin, selaku Bunda PAUD Kota Probolinggo banyak memotivasi para peserta. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siti Romlah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Probolinggo Tri Yuli Rey Suwigtyo, serta narasumber nasional Direktur SEAMOLEC, Dr. Cahya Kusuma Ratih.
Dalam sambutannya, dr. Evariani menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pendidik perempuan yang selama ini telah membuktikan ketangguhan peran perempuan baik sebagai ibu, pendidik, maupun pilar keluarga.
“Saya tidak ingin mengajari ibu-ibu apa yang harus diperbaiki. Saya justru ingin mengajak kita semua membuka kembali potensi yang selama ini sudah kita jalani dalam kehidupan sehari-hari. Mari bersyukur, karena ibu-ibu sudah berhasil menjalankan peran penting sebagai pilar keluarga,” tutur Evariani.
Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang ibu mendidik anak, dari ketidakmampuan menjadi mampu, merupakan bukti nyata kesehatan mental dan emosional yang terkelola dengan baik. Terlebih bagi guru PAUD dan TK yang setiap hari mendampingi anak-anak usia dini dengan kesabaran dan empati tinggi.
“Sebagai pendidik, kita harus sehat mental dan emosional terlebih dahulu. Dan ibu-ibu semua sudah membuktikan itu. Tepuk tangan untuk ibu-ibu hebat,” ujarnya, disambut antusias peserta.
Lebih lanjut, Evariani mengajak perempuan untuk memaknai paripurna secara utuh baik sehat fisik, kuat mental, matang emosional, percaya diri, serta memiliki kedalaman spiritual. Menurutnya, kepercayaan diri lahir dari pengetahuan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.
“Perempuan memang tidak lepas dari perasaan, (baper) itu kodrat. Tapi jangan sampai perasaan negatif mengalahkan kebahagiaan kita. Wanita paripurna adalah perempuan yang mampu memberdayakan diri, menjadi mediator dalam berbagai situasi, dan memberi dampak bagi keluarga serta masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyinggung pentingnya merawat diri sebagai bentuk penghargaan terhadap peran perempuan.“Kotanya bersolek, masa ibu-ibunya tidak? Perempuan adalah lambang keindahan. Ibu-ibu punya hak yang sama untuk sehat, percaya diri, dan tampil cantik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kota Probolinggo Tri Yuli Rey Suwigtyo menegaskan bahwa kecantikan sejati tidak semata soal fisik, melainkan terpancar dari kesehatan, sikap positif, dan kepercayaan diri perempuan.
Narasumber Dr. Cahya Kusuma Ratih, Direktur SEAMOLEC, turut berbagi inspirasi tentang peran perempuan dalam dunia pendidikan dan pemanfaatan teknologi, sekaligus memperkenalkan kiprah SEAMOLEC sebagai pusat regional pendidikan di Asia Tenggara di bawah kepemimpinan perempuan.
Kegiatan ditutup dengan senam bersama yang penuh keceriaan menjadi simbol bahwa perempuan yang sehat, bahagia, dan percaya diri adalah fondasi lahirnya generasi masa depan yang kuat. (yul/fa)



