WONOASIH - Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Jalan Mastrip, Kamis (25/12) sore. Peristiwa nahas tersebut menimpa Nur Hasil (39), warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih.
Saat kejadian, Kota Probolinggo diguyur hujan deras dan angin kencang, sehingga memicu pohon tumbang. Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Saleh, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga korban.
“Di hari ini (26/12), kami memberikan tali asih kepada keluarga korban yang kemarin mendapat musibah pohon tumbang. Musibah ini merupakan takdir dari Allah SWT,” ujarnya.
Pemerintah Kota Probolinggo bersama sejumlah pihak menyerahkan bantuan kepada keluarga korban. Bantuan tersebut berupa santunan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta dari Baznas, serta bantuan alat usaha dan perlengkapan rumah tangga dari BPBD setempat, meliputi terpal, kompor, wajan, pisau, saringan, sutil, serta alat-alat kebersihan rumah.
“Kami dan rombongan memberikan tali asih berupa bantuan yang dapat dimanfaatkan untuk usaha ke depan, juga santunan uang. Selanjutnya, kami akan membantu pengurusan asuransi jiwa almarhum. Prosesnya akan dimulai dari RT, kelurahan, kecamatan, hingga ke pihak asuransi terkait. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk kehidupan keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.
Wali Kota juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Mudah-mudahan keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran. Dengan kesabaran itu, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Pemerintah Kota Probolinggo memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk membantu proses administrasi asuransi kematian, agar manfaatnya dapat digunakan untuk menunjang kehidupan keluarga korban ke depannya. (mir/pin)



