Wali Kota dr. Aminuddin Tekankan Sinergitas Forkopimda dalam Pengamanan Nataru 2026

2025

KANIGARAN - Untuk terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Probolinggo, Pemkot Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Sinergitas Forkopimda dengan stakeholder terkait Kantibmas. Kegiatan ini digelar dalam rangka  menjaga keamanan di lingkungan Kota Probolinggo tetap aman dan kondusif menjelang Nataru 2026. Rakor itu dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, yang digelar di Puri Manggala Bhakti, kantor Pemkot setempat, Kamis (11/12).

Membuka rakor itu, Wali Kota dr. Aminuddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas kontribusinya dalam menjaga keamanan dan kondusifitas di Kota Probolinggo, termasuk kekompakan dan sinergitas yang telah diberikan terhadap program-program baik dari pemerintah daerah maupun program nasional dari pemerintah pusat.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Aminuddin menyoroti terhadap pentingnya mitigasi bencana, mengingat potensi badai hidrometeorologi di beberapa wilayah masih cukup tinggi intensitas curah hujan yang terjadi.

"Pernah beberapa waktu lalu saya perhatikan seismograf yang ada di Kota Probolinggo, awan cumulonimbus, awan yang pekat hitam yang membawa banyak sekali uap air sehingga dapat mengakibatkan hujan. Nah, jika wilayah kita datang awan comulonimbus, itu paling lama sekitar 15-30 menit lalu dihalau dengan angin gending. Jadi kita patut bersyukur sekali, namun kita juga tetap harus waspada," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota dr. Aminuddin menegaskan bahwa Forkopimda memiliki peran strategis dalam segala bentuk program-program daerah maupun pusat. Oleh karenanya, melalui rakoor itu pihaknya meminta kepada segenap jajaran, baik dari Perangkat Daearah, Camat hingga Lurah serta Babinsa, Babin Kantimbas dan Polisi RW di Kota Probolinggo dapat mejalankan tupoksinya dengan maksimal.

Wali Kota Aminuddin juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan komunikasi antarstakeholder dalam pengamanan agenda Nataru di Kota Probolinggo. “Koordinasi di lapangan kolaborasi semua stakeholder terkait, kita bicarakan bersama untuk mengantisipasi situasi dalam rangka untuk mencegah sebelum terjadi hal-hal yang lebih besar insyaallah bisa kita kendalikan dengan baik,” terang.

Sementara itu, M. Sonhadji menyampaikan, kegiatan ini digelar untuk mensinergikan program provinsi maupun program pemerintah daerah  untuk menciptakan situasi keamanan, ketentraman, dan ketertiban Kota Pobolinggo.

“Memperkuat kordinasi antara forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi potensi gangguan, termasuk di titik-titik rawan bencana sesuai karakteristik wilayah masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, perlu dipersiapkan bersama untuk seluruh pemangku kepentingan terkait identifikasi potensi kerawanan dan gangguan yang mungkin terjadi di Kota Probolinggo.

Terlihat hadir dalam giat itu, Asissten Pemerintahan Budiono Wirawan, Kasat Reskrim Polresta Probolinggo Kota Zainal, Pabung Kodim 0820 Mayor Kav Edy Surnoto, Kasie Intel Kajari Herdiawan Prayudi, Camat, Danramil, Kapolsek serta Lurah se Kota Probolinggo. (dev/pin)

BAGIKAN