Audiensi Bersama Finalis Duta Wisata Kang dan Yuk, Wali Kota: Terus Semangat dan Dedikasikan Diri untuk Pengembangan Pariwisata Kota Probolinggo

2026

KANIGARAN – Menjelang Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo 2026, Minggu (17/5) malam, Top Ten (10) finalis Kang dan Yuk beraudiensi dengan Wali Kota Aminuddin dan Ketua TP PKK Evariani Aminuddin, di pagi harinya. Selain perkenalan, pertemuan itu juga menjadi momen finalis berdiskusi serta mendapat motivasi.

Dari 58 peserta, akhirnya terpilih Top Ten (10) finalis. Mereka adalah Kang Rendra; Yuk Lintang; Kang Hafis; Yuk Mutiara; Kang Fatih; Yuk Dafa; Kang Rendi; Yuk Niken; Kang Alim; Yuk Naulia; Kang Abe; Yuk Suci; Kang Ezi; Yuk Rani; Kang Nafi; Yuk Kirana; Kang Dimas; Yuk Wyne; Kang Kharisma dan Yuk Nabila.

“Top 10 yang terpilih adalah generasi terbaik dari tahapan pemilihan yang sudah dilalui. Pembinaan karakter juga sudah diberikan untuk menunjukan karakter sebagai duta wisata yang yang akan membawa nama Kota Probolinggo ke jenjang provinsi,” terang Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Muhammad Abas, membuka audiensi di Rumah Jabatan Wali Kota Probolinggo ini.

Audiensi ini merupakan tahapan pemilihan Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo. Diawali sejak bulan Januari, ada sosialisasi, seleksi administrasi, tes tulis, tes bakat, karantina, audiensi dan grand final.

Melalui audiensi ini, lanjut Abas, finalis diharapkan bisa mendapat arahan, motivasi dan dukungan khususnya kepada finalis. Harapannya, duta wisata ini akan mempromosikan budaya dan wisata kota, menjadi mitra strategis untuk mempromosikan potensi di Kota Probolinggo.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Aminuddin memberikan banyak informasi tentang program yang sudah berjalan di Kota Probolinggo selama masa kepemimpinannya bersama Wawali Ina Dwi Lestari. Termasuk, makna BERSOLEK bagi pembangunan di kota ini.

Dokter Amin – sapaan akrab wali kota, memberikan motivasi kepada para finalis agar punya kepercayaan diri. Karena menurutnya, segala sesuatu ada ilmunya, maka jangan takut menghadapi kemungkinan yang akan terjadi dalam berproses menggapai keinginan.

“Selain itu, saya juga menyampaikan program apa saja yang sudah kami lakukan dan akan dilakukan ke depannya. Khususnya di program pariwisata,” imbuh Dokter Amin, ditemui usai audensi. Ia juga mendorong semua finalis punya kreativitas sehingga berperan aktif sebagai Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo.

Wali kota pun optimis, para finalis punya kepercayaan diri yang tangguh dan mampu memberikan hal positif, khususnya di bidang pariwisata. “Terus semangat ke depan untuk the best ten, dedikasikan diri dan bermanfaat untuk pengembangan pariwisata di Kota Probolinggo,” tutur Dokter Amin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Evariani yang juga juri Grand Final Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo 2026 menuturkan, sebagai juri ia harus profesional dalam memilih. Karena Kang dan Yuk adalah wajah calon pemimpin pemuda pemudi kebanggaan Kota Probolinggo.

Performa yang diukur dari berbagai sisi seperti percaya diri, komunikasi, wawasan dan cara berpikir. Dengan begitu, dapat dilihat sejauh mana pengetahuan wawasan para finalis dalam pengembangan Kota Probolinggo Bersolek di segi budaya, pariwisata, seni dan ekonomi kreatif.

“Sebagai juri harus hari-hati dan detail supaya tidak hahal memilih. Karena Kang dan Yuk ini contoh wajah pemimpin muda, contoh teman-temannya di ruang muda Kota Probolinggo. Secara kasat mata, juri memiliki insting tersendiri dilihat dari tata bicara dan performa. Smart dan cerdas ini bernilai tinggi,” terang Dokter Eva. (fa/pin)

BAGIKAN