KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar Istighosah dan Khotmil Qur'an Ulama dan Umara bertajuk "Mengetuk Pintu Langit Menuju Kota Probolinggo Bersolek" di Rumah Jabatan Wali Kota Probolinggo, Kamis (30/7) malam. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan ketenteraman bagi Kota Probolinggo sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, ulama dan masyarakat.
Majelis dzikir ini dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Ketua TP PKK dr. Evariani Aminuddin, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, tokoh agama, pengurus pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, dilanjutkan istighosah, khotmil Qur'an, dan doa bersama yang dipimpin oleh KH Rakib dan Rais PCNU Kota Probolinggo KH Abdul Wahid.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, kegiatan keagamaan seperti yasinan, istighosah, dan khotmil Qur'an merupakan bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat Allah SWT kepada Kota Probolinggo. Menurutnya, kegiatan tersebut akan terus didorong agar menjadi agenda rutin.
"Kebetulan di bulan Safar ini lebih banyak kegiatan yasinan, kemudian istighosah dan khataman. Insyaallah kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan dan akan kita rutinkan. Kita patut bersyukur atas segala rahmat yang telah diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Kota Probolinggo dan seluruh warga kota," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengiringi setiap ikhtiar dengan doa dan sikap tawakal kepada Allah SWT. "Mari kita terus berusaha, tetapi jangan lupa berdoa. Karena segala sesuatu sudah ada ketentuannya. Kita terus berikhtiar dengan penuh keyakinan kepada rahmat Allah SWT, namun tetap bertawakal atas segala ketetapan-Nya," pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo juga menyerahkan sejumlah bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat kepada para penerima manfaat. Yaitu, bantuan kursi roda, program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), serta beasiswa bagi pelajar SMA/SMK. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Probolinggo bersama Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida menjelaskan bahwa tema ulama dan umara mencerminkan kebersamaan antara pemimpin pemerintahan dan para ulama dalam memohon keberkahan bagi daerah.
"Esensi kegiatan ini adalah bagaimana kita bersama-sama mendoakan Kota Probolinggo agar menjadi kota yang berkah dan semakin baik. Yang mendoakan bukan hanya umara, tetapi juga ulama. Ketika ulama dan umara bersatu dalam doa, itulah tujuan utama dari kegiatan pada malam hari ini," katanya.
Imanuddin menuturkan, penyaluran bantuan yang dilakukan juga menjadi bagian dari transparansi Baznas kepada masyarakat atas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Selain bantuan yang diserahkan tadi malam, Baznas terus menjalankan berbagai program pemberdayaan bagi masyarakat yang berhak menerima manfaat, khususnya fakir miskin dan duafa.
Menurutnya, kegiatan istighosah dan khotmil Qur'an direncanakan menjadi agenda rutin setiap bulan pada malam Jumat. “Untuk tempatnya akan kami koordinasikan dengan pemerintah, apakah tetap di rumah jabatan atau berpindah di masjid-masjid. Yang terpenting, silaturahmi antara ulama, umara, kiai, ustaz, dan masyarakat terus terjalin," ungkap Ketua Baznas. (mir/fa)



