KANIGARAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Probolinggo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pendayagunaan Data Kependudukan, Rabu (10/6). Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Dokter Aminuddin di Command Centre di Kantor Pemkot Probolinggo.
Dalam laporannya, Plt Kepala Dispenduk Capil setempat Rachmadeta Antariksa mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan data kependudukan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dari bimtek ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi petugas pelayanan adminduk sehingga menciptakan pelayanan yang prima bagi masyarakat. Serta meningkatkan sinergitas antara Disdukcapil dengan kelurahan se-Kota Probolinggo dalam memberikan pelayanan terutama dalam keakuratan data administrasi dan kependudukan.
“Data kependudukan merupakan aset yang sangat penting bagi pemerintah. Melalui bimtek ini kami ingin memastikan seluruh petugas memahami tata kelola informasi administrasi kependudukan yang benar, sekaligus mampu memanfaatkan data kependudukan secara optimal untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sebanyak 50 orang ikut dalam bimtek ini, mereka adalah staf petugas pelayanan administrasi kependudukan di lingkungan Disdukcapil serta operator pelayanan se-kelurahan di wilayah Pemkot probolinggo.
Tak hanya itu, Plt Kepala Disdukcapil juga membeberkan inovasi terbarukan penggunaan Layanan Go Online (GOOL). Optimalisasi inovasi bersistem online ini menjadi solusi terbaik dalam memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan
“Untuk memfasilitasi masyarakat terhadap akses pelayanan penerbitan akte kematian dan bagi warga yang pindah. Dengan inovasi ini masyarakat diberikan kemudahan dalam pengurusan surat kematian dan status surat pengajuan pindah (SKPWNI) cukup melaporkan kepada kelurahan setempat dengan meng-akses Go Online,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, menegaskan bahwa administrasi kependudukan merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pelayanan administrasi kependudukan bukan sekadar penerbitan dokumen, tetapi menjadi dasar bagi berbagai layanan publik dan pengambilan kebijakan pembangunan. Karena itu, kualitas data dan pelayanan harus terus ditingkatkan agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, tepat dan akuntabel,” tegasnya.
Wali kota juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kemampuan dalam mengelola informasi administrasi kependudukan. “Transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Saya berharap melalui bimtek ini seluruh peserta mampu memperkuat kompetensi dan memahami pemanfaatan data kependudukan secara lebih luas untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap terwujud peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang semakin cepat, transparan, dan profesional. Sekaligus mendukung terciptanya satu data kependudukan yang valid dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Dev/fa)



