Di Kota Probolinggo 10 Bayi Lahir Tepat di Peringatan HUT RI, Wali Kota Aminuddin Berikan Tali Asih

2026

PROBOLINGGO - Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kebahagiaan tersendiri bagi sejumlah keluarga di Kota Probolinggo. Sedikitnya ada 10 bayi yang lahir pada tanggal 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Probolinggo kepada keluarga yang kedatangan anggota baru itu, Wali Kota Aminuddin berkunjungan atau sambang bayi ke sejumlah rumah sakit di Kota Probolinggo, Selasa (18/8) siang.

Sambang bayi dimulai di RSUD dr. Moh. Saleh, tercatat ada satu warga asal Kelurahan Curah Grinting, Ibu Ulfiani (39) yang melahirkan putra ketiganya. Kemudian bergeser ke RSU Amanah yang melayani kelahiran enam bayi di tanggal tersebut. Sedangkan di RS Muhammadiyah terdapat dua bayi lahir. 

Tidak hanya berbincang dengan keluarga, wali kota juga menanyakan kondisi sang ibu dan bayi, sekaligus menyerahkan tali asih berupa perlengkapan bayi. “Alhamdulillah semua kondsinya baik dan sehat.. Mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian dalam program pemerintah kota untuk menurunkan angka kematian ibu maupun bayi, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Probolinggo,” ungkap Dokter Aminuddin. 

Wali kota juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh bayi yang lahir di momen bersejarah tersebut dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang membawa kebaikan bagi keluarga, Kota Probolinggo serta bangsa Indonesia.

Menurutnya, kelahiran bayi tepat pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi peristiwa istimewa bagi keluarga sekaligus menjadi simbol harapan baru. Kehadiran generasi penerus bangsa tersebut diharapkan tumbuh sehat dan kelak memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Di RS Muhammadiyah, Dokter Aminuddin sambang dua bayi yang sedang bersama keluarganya di dalam kamar. Di rumah sakit yang terletak di Jalan Panglima Sudirman itu, ia merasa bernostalgia. Ia pernah menjadi salah satu dokter spesialis obgyn yang ikut merencanakan pembangunan ruang operasi disana. “Ini bagian yang ikut membesarkan saya secara tidak langsung,” kenangnya.  

Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr. Intan Sudarmaji, total keseluruhan ada 10 yang lahir tepat saat peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kalau yang di RS Amanah ada 6 bayi. Kemudian ada yang lahir di klinik bidan tapi kabarnya sudah pulang, ada juga di RSIA Muhammadiyah 2 bayi,” jelasnya.

Salah satu keluarga yang dikunjungi, Husnul Hotimah (27), warga Kelurahan Sukoharjo mengaku bahagia dan terkesan. Pasalnya di momen kelahiran putranya yang pertama itu lahir bertepatan di perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. “Senang sekali, terharu juga tidak percaya kalau momen berharga ini saya juga di kunjungi wali kota. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas perhatiannya,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak. Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk memastikan ibu dan bayi mendapatkan pelayanan yang aman, cepat, dan berkualitas. (Dev/fa)

BAGIKAN