MAYANGAN – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (DPC Gapembi) Kota Probolinggo periode 2025–2030 resmi dilantik di Gedung Orin Hall and Resto, Jumat (31/7) siang. Pelantikan dipimpin oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gapembi Jawa Timur, Makhrus Sholeh. Nur Fathur Rahman Efendi dipercaya memimpin DPC Gapembi Kota Probolinggo selama lima tahun ke depan. Kegiatan tersebut juga disaksikan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama perwakilan anggota forkopimda setempat.
Dalam sambutannya, dokter Aminuddin berharap keberadaan Gapembi dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama dalam menurunkan angka stunting di Kota Probolinggo.
“Mestinya dalam enam bulan lagi angka stunting di kota ini bisa turun menjadi 4 sampai 4,5 persen. Dengan adanya sekitar 33 dapur, hampir semua penerima manfaat, mulai dari balita, ibu menyusui, hingga anak sekolah, dapat terjangkau,” ujarnya.
Menurut Aminuddin, keberadaan dapur-dapur MBG juga berpotensi untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha. Kebutuhan bahan pangan dapur MBG dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang memiliki kemampuan swakarya, swakelola, dan swamitra.
Wali kota juga turut menekankan pentingnya jaminan kehalalan dan kesehatan makanan yang diberikan kepada masyarakat. “Halal bukan lagi sekadar berbicara tentang agama, tetapi sudah menjadi kebutuhan dunia dan bahasa internasional. Kami akan terus memberikan pendampingan melalui Dinas Kesehatan agar makanan yang dikelola benar-benar sehat bagi anak-anak Kota Probolinggo,” tegasnya.
Usai melantik, Ketua DPW Gapembi Jawa Timur Makhrus Sholeh berpesan kepada pengurus yang baru dilantik agar segera memperkuat struktur organisasi dan menyusun program kerja yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, susun program kerja jangka pendek hingga jangka panjang, serta lakukan aksi nyata di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC Gapembi Kota Probolinggo Nur Fathur Rahman Efendi menilai Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan perekonomian daerah. Menurutnya, terdapat sekitar 40 dapur yang telah terdaftar di Kota Probolinggo dan setiap dapur diperkirakan mampu mempekerjakan sekitar 50 orang.
“Artinya, program ini mampu menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja baru. Jumlah tersebut belum termasuk dampak positif yang dirasakan petani, pedagang, dan peternak lokal di Kota Probolinggo,” jelasnya.
Berdasarkan surat keputusan yang dibacakan Wakil Ketua Kerja Sama Antar Lembaga DPW Gapembi Jawa Timur Amnari, kepengurusan inti DPC Gapembi Kota Probolinggo terdiri atas Nur Fathur Rahman Efendi sebagai ketua, Joko Waras sebagai sekretaris, dan Fredo Hadi Kristanto, sebagai bendahara.
Kepengurusan tersebut diperkuat sejumlah bidang teknis, meliputi organisasi, hukum dan keanggotaan; kemitraan dan kelembagaan; pendanaan, perbankan dan akuntansi; standardisasi mutu makanan; sosial kemanusiaan dan olahraga; ketenagakerjaan dan pelatihan; regionalisasi dan komunikasi publik; UMKM, perdagangan dan perindustrian; serta standardisasi bangunan dan regulasi dapur. Organisasi ini juga dilengkapi Badan Sertifikasi dan Riset.
Pelantikan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah sebagai penanda dimulainya masa pengabdian pengurus DPC Gapembi Kota Probolinggo periode 2025–2030. (dp/pin)



