MAYANGAN - Pemerintah Kota Probolinggo menggelar agenda Sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026, Rabu (14/10) pagi. Acara yang berlangsung Gedung Pertemuan Paseban Sena itu dihadiri peserta dari unsur camat, lurah, ketua RT/RW, agen IKD, pendamping PKH, akademisi, hingga perwakilan masyarakat. Hadir membuka kegiatan pagi itu adalah Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Probolinggo menegaskan pentingnya percepatan aktivasi IKD bagi seluruh masyarakat Kota Probolinggo guna mendukung keterpaduan data bantuan sosial.
"Melalui pertemuan hari ini saya tekankan sekali, IKD adalah bentuk upaya pemerintah melalui panjenengan untuk segera mengikutkan diri. Aplikasi ini diberlakukan di setiap wilayah agar panjenengan semua terdaftar. Apalagi di Kota Probolinggo saat ini capaian aktivasi IKD baru sekitar 18 persen," kata Ina Dwi Lestari.
Ina juga mengingatkan pentingnya peran aktif warga agar alokasi program bantuan dari pemerintah pusat dapat terserap optimal dan tidak tertahan. "Anggaran di pusat itu ada, tetapi kalau daerah tidak bisa melaksanakan, maka uang pusat akan tertahan di sana dan dialihkan ke daerah lain. Kalau Kota Probolinggo melaksanakan ini dengan baik, kita tidak menyia-nyiakan kesempatan dan masyarakat yang akan menikmati hasilnya," tegasnya.
Selain itu, Ina Dwi Lestari juga mengapresiasi kerja keras para agen IKD di tingkat RT dan RW serta berpesan agar sosialisasi ini bisa berdampak nyata di lapangan. "Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi harus menjadi alat untuk membangun kesadaran bersama di masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Probolinggo, Rudi Hermanto menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya sosialisasi salah satunya adalah meningkatkan capaian angka IKD.
"Adapun maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini adalah mendukung pelaksanaan program perluasan digitalisasi bansos di Kota Probolinggo, penguatan peran RT dan RW dalam pelaksanaan IKD kepada warga di wilayahnya, serta meningkatkan pemahaman dan capaian identitas kependudukan digital," ungkap Rudi Hermanto.
Antusiasme dan dukungan terhadap program IKD juga disampaikan oleh Yanti Istiadiati, peserta sosialisasi perwakilan RW 11 Kelurahan Mangunharjo itu mengaku siap menyukseskan program tersebut di Kota Probolinggo.
"Keinginan saya ke depannya ingin membantu warga di RW 11, terutama kan banyak juga yang sudah sepuh sehingga tidak mengerti cara aktivasi IKD. Alangkah baiknya jika warga yang punya kemampuan ikut berpartisipasi membantu mereka, terutama agar bantuan sosial bisa tepat sasaran dan sesuai peruntukannya," tutur Yanti.
Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi serta diskusi interaktif bersama seluruh peserta. (dp/pin)
