Dukung Program Probolinggo Bersolek, Pemkot Tanam Ratusan Bougenville di Kawasan Gladak Serang hingga Maramis

2026

Kanigaran, Minggu (5/7) – Komitmen mewujudkan ruang publik yang hijau, indah, dan nyaman terus diwujudkan Pemerintah Kota Probolinggo melalui program Probolinggo Bersolek. Salah satunya diwujudkan dengan kegiatan penanaman serentak lebih dari 200 bunga bougenville di sepanjang jogging track kawasan Gladak Serang hingga Jalan Maramis, Kelurahan Kanigaran, Minggu pagi (5/7).

Kegiatan yang diselenggarakan Kelurahan Kanigaran tersebut dihadiri langsung Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani. Turut hadir Camat Kanigaran Purwanto, jajaran lurah se-Kecamatan Kanigaran, unsur TNI dan Polri, TP PKK, perangkat kelurahan, RT/RW, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Wali Kota Aminuddin bersama istri tampak berbaur dengan warga, didampingi Camat Kanigaran dan para tamu undangan, mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat sebelum melaksanakan kerja bakti dan penanaman bunga.

Camat kanigaran, Purwanto Novianto menyampaikan jika acara tersebut terselenggara berkat pemikiran bersama yang melihat besarnya potensi kawasan jogging track sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata, pemerintah bersama masyarakat berinisiatif melakukan penataan lingkungan melalui kerja bakti dan penanaman bougenville di bibir sungai sepanjang jalur Gladak Serang hingga Maramis. 

Dalam arahannya, Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyampaikan bahwa kawasan Gladak Serang akan menjadi salah satu sentra baru yang terintegrasi dengan kawasan Maramis sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan beraktivitas.

"Melalui program Probolinggo Bersolek, kita ingin menghadirkan ruang publik yang hijau, indah, dan nyaman. Kawasan Gladak Serang hingga Maramis akan kita tata menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun pertumbuhan ekonomi," ujar Aminuddin.

Menurutnya, penataan kawasan tidak berhenti pada penanaman bunga. Pemerintah Kota juga berencana mengembangkan kawasan sungai menjadi wisata air dengan meningkatkan permukaan air agar tampak lebih indah, menjaga kebersihan sungai, serta memasang sistem filtrasi sehingga nantinya dapat dihuni ikan-ikan hias yang semakin mempercantik kawasan jogging track.

Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih asri, menghasilkan oksigen bagi lingkungan, sekaligus menjadi magnet baru bagi masyarakat untuk menikmati ruang terbuka hijau di Kota Probolinggo.

Aminuddin menambahkan, semakin berkembangnya kawasan wisata tersebut akan membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM yang dapat memasarkan berbagai produk kepada para pengunjung.

"Ketika kawasan ini hidup dan ramai dikunjungi masyarakat, tentu akan membuka kesempatan bagi UMKM untuk berkembang. Pada akhirnya, hal ini akan ikut menggerakkan roda perekonomian Kota Probolinggo," katanya.

Dalam kesempatan itu, Aminuddin juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan pada 2027. Salah satunya penataan Jalan Cokroaminoto menjadi kawasan sentra kuliner dengan konsep menyerupai Malioboro di Yogyakarta. 

Selain itu, pengembangan kawasan juga akan diarahkan ke sisi timur Gladak Serang melalui jalan tembus menuju Sumber Sentong yang selama ini menjadi salah satu sumber mata air yang dimanfaatkan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Wali Kota Probolinggo bersama para tamu undangan. Pelepasan burung merpati menjadi simbol dimulainya penanaman bougenville sekaligus melambangkan harapan, kedamaian, semangat kebersamaan, dan komitmen untuk membangun Kota Probolinggo yang semakin indah, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.(vv/pin)

BAGIKAN