KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menerima kunjungan Duta Anak Jawa Timur asal Kota Probolinggo, Vanessa Callie, Rabu (24/6). Ia mewakili Provinsi Jawa Timur dalam ajang pemilihan Duta Anak tingkat nasional. Kehadiran Vanessa bersama ibunya, Yonatha Devi Anggraini, juga didampingi Oktabella Maryam Ramadhona selaku Regional Director Duta Anak Jatim, Erick Photography sebagai Manager Vanesa.
Dalam kesempatan itu, Dokter Aminuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setiorini Sayekti, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lucia Aries Yuliyanti, serta Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Retno Feby Hariyanti.
Vannesa menceritakan perjalanan dan proses yang telah dilaluinya hingga berhasil terpilih sebagai perwakilan Jawa Timur menuju ajang nasional. Berbagai tahapan seleksi udah dijalani, saat ini persiapan menjelang keberangkatannya ke Jakarta pada 28 Juni mendatang. Ajang pemilihan Duta Anak Indonesia akan berlangsung selama lima hari. Para finalis akan mengikuti masa karantina pada 1–4 Juli 2026, sebelum tampil pada malam grand final yang dijadwalkan pada 5 Juli 2026.
Siswi kelas VI SDK Mater Dei berusia 11 tahun tersebut dikenal memiliki beragam prestasi dan bakat. Selain aktif di dunia modelling sejak usia dini, Vanessa juga menekuni modern dance dan memiliki kemampuan public speaking yang baik.
Berbagai penghargaan pernah diraihnya, di antaranya sebagai Top Model dalam ajang Anak Indonesia Award, Peragawati cilik terbaik Jatim dalam ajang Top Model Indonesia Jatim, Little Miss Tionghoa serta berbagai kompetisi yang mendukung pengembangan bakat dan karakter anak.
Dalam kompetisi nasional nanti, Vanessa juga akan menampilkan video bertema pelestarian permainan tradisional Indonesia seperti engklek, lompat tali dan dakon. Ia juga diminta memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui gerakan Tari Jaran Bodhag yang dimodifikasi secara kreatif sebagai bagian dari identitas budaya yang dibawanya.
Wali Kota Dokter Aminuddin memberikan motivasi dan pesan khusus kepada Vanessa agar tetap percaya diri, terus mengembangkan kemampuan komunikasi, serta tidak melupakan cita-cita jangka panjang yang ingin diraih.
Menurutnya, seorang Duta Anak memiliki tanggung jawab besar sebagai teladan bagi generasi muda. Tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu mengedukasi teman sebaya mengenai pemanfaatan waktu, pentingnya etika terhadap orang tua, pengembangan keterampilan, hingga perlindungan terhadap hak-hak anak.
“Menjadi Duta Anak bukan sekadar sebuah gelar. Ada tanggung jawab untuk menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya, menyampaikan pesan positif, menumbuhkan rasa percaya diri, mengajak teman-teman untuk tidak melakukan perundungan, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi emas Indonesia yang berkarakter dan berdaya saing,” pesannya.
Dukungan dan motivasi serupa juga diberikan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin saat di rumah jabatan. Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang untuk mengembangkan hobi, bakat, dan minatnya agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif dan multitalenta.
“Anak-anak harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensinya. Dari hobi yang dimiliki, mereka dapat belajar banyak hal, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Dokter Eva – panggilan akrab istri wali kota ini.
Sementara itu, Vanessa mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Probolinggo, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ia berharap dapat memberikan hasil terbaik serta membawa nama harum Kota Probolinggo di kancah nasional.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya teman-teman anak-anak di Kota Probolinggo. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kota Probolinggo serta Jawa Timur,” ungkap Vanessa.
Untuk mendukung Vanessa dalam ajang nasional tersebut, masyarakat dapat memberikan dukungan melalui media sosial dengan memberikan tanda like dan komentar positif pada unggahan IG Duta Anak Indonesia, lalu pilih Vanessa Callie.
Keikutsertaan Vanessa di tingkat nasional diharapkan tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga mampu menginspirasi anak-anak Kota Probolinggo untuk terus berkarya, berani bermimpi, serta mengembangkan potensi diri demi masa depan yang lebih baik. (yul/fa)



