Gemarikan Meriahkan Mango Carnival, Anak-anak Diajak Kenali Olahan Burger Ikan Saus Mangga

2026

MAYANGAN – Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) menjadi salah satu rangkaian kegiatan pendukung Mango Carnival of Indonesia 2026. Melalui kegiatan diversifikasi olahan hasil perikanan, anak-anak diajak mengenal kreasi kuliner berbahan dasar ikan yang dikemas menarik, yakni burger ikan saus mangga.

Kegiatan yang berlangsung di Stadion Bayuangga, Sabtu (31/10), ini diikuti murid-murid SDN Sukabumi 6. Selain mengenalkan manfaat konsumsi ikan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak untuk mengenal proses pengolahan hingga penyajian makanan berbahan dasar ikan.

Bunda PAUD Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin mengatakan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan makan ikan sejak usia dini. Menurutnya, kandungan protein dan nutrisi dalam ikan sangat baik untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan otak anak.

“Sebagai orang tua, kita harus memberikan asupan ikan kepada anak. Ini adalah fase pertumbuhan, sehingga kebutuhan nutrisinya harus diperhatikan. Biasakan anak makan ikan, setidaknya dua sampai tiga hari sekali. Tidak harus selalu disajikan dalam bentuk ikan utuh, tetapi bisa diolah menjadi berbagai menu yang disukai anak,” ujarnya.

Ia juga mengajak para orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama membangun pola pikir gemar makan ikan. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara konsisten sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan itu, Evariani juga berdialog dengan para wali murid mengenai kebiasaan anak mengonsumsi ikan di rumah. Salah satu wali murid, Dewi, mengungkapkan bahwa anaknya yang duduk di kelas II SDN Sukabumi 6 cukup menyukai ikan, terutama yang diolah dengan cara dibakar.

Evariani pun mendorong orang tua untuk lebih kreatif dalam menyajikan menu ikan. Menurutnya, ikan dapat diolah sedemikian rupa agar anak-anak tidak terlalu merasakan aroma atau tekstur khas ikan, sehingga lebih tertarik untuk mencobanya.

Salah satu contohnya adalah burger ikan saus mangga yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Evariani turut melakukan demonstrasi memasak secara langsung sekaligus menunjukkan bahwa menu bergizi ini cukup mudah dibuat di rumah. Terlebih, buah mangga sedang melimpah dan mudah diperoleh di Kota Probolinggo.

Inovasi kuliner tersebut diperkenalkan oleh Yenny, guru dari SMKN 4 Probolinggo. Ia menjelaskan bahwa patty atau daging burger dibuat menggunakan daging ikan barakuda yang diolah menjadi sajian praktis dan menarik bagi anak-anak.

Tak hanya menyaksikan proses memasak, para murid juga diberi kesempatan untuk melakukan plating atau menata burger mereka sendiri. Antusiasme tampak dari wajah anak-anak yang senang mengikuti setiap tahapan hingga hasil olahan siap disantap.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, Fitriawati, menyampaikan kegiatan Gemarikan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan diversifikasi produk perikanan agar lebih beragam, bernilai tambah, dan sesuai dengan selera generasi muda. “Kami ingin mengenalkan bahwa ikan tidak harus disajikan dalam bentuk olahan yang itu-itu saja. Dengan kreativitas, hasil perikanan bisa diolah menjadi makanan yang menarik, lezat, dan bergizi. Harapannya, anak-anak semakin menyukai ikan dan kebiasaan mengonsumsi ikan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, semangat Gemarikan diharapkan tidak berhenti di lokasi acara, tetapi berlanjut di lingkungan keluarga dan sekolah. Pemanfaatan mangga sebagai bahan pelengkap juga menjadi bentuk kreativitas dalam memadukan potensi perikanan dan hasil pertanian lokal Kota Probolinggo. (sit/fa)

BAGIKAN