Guru Ngaji se-Kota Probolinggo Ikuti Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad Bersama Wali Kota Aminuddin – Wawali Ina

2026

MAYANGAN – Sebanyak 1.350 guru ngaji se-Kota Probolinggo mengikuti pengajian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raudlatul Jannah, bersama Wali Kota Dokter Aminuddin dan Wawali Ina Dwi Lestari, Kamis (3/9) sore. Peringatan ini menjadi momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW. 

“Maulid Nabi ini kita jadikan momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau. Nilai-nilai seperti kepedulian, kasih sayang, persaudaraan dan kebersamaan perlu terus kita tanamkan di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Dokter Aminuddin. 

Pada kesempatan itu, wali kota membeberkan program terbaru pemerintah yaitu anak wajib belajar 13 tahun. Program ini dinilai selaras dengan peran strategis guru ngaji yang memiliki peran dalam membangun karakter generasi muda. Pendidikan agama yang diberikan sejak dini diharapkan dapat menjadi pondasi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Disitulah peran bapak-ibu sekalian guru-guru TPQ untuk membuat dasar-dasar akhlak anak-anak dalam belajar mengaji, belajar bagaimana bersikap, bersopan santun dan berakhlak. Ini kewajiban kita bersama dalam membentuk karakter mereka guna menciptakan generasi muda yang tidak hanya berilmu tapi juga memiliki adab yang baik,” tambah Dokter Aminuddin.

Ia berharap kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi dapat menjadi pengingat bersama untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Selain pemberian santunan untuk 50 anak yatim, pengajian sore itu juga mengundang Nyai Nurul Abidoh, pengasuh Pondok Pesantren Putri Syamsul Arifin dari Pasuruan. Dengan membawakan tausiah dengan tema Maulid Nabi Muhammad SAW mengingatkan kita bahwa sejarah besar berawal dari langlah kecil dan keabadian lahir dari ketulusan tanpa pamrih.  

Melalui pengajian tersebut, Pemkot Probolinggo berharap silahturahmi dengan para guru ngaji dan masyarakat semakin erat serta dapat meningkatkan semangat kepedulian dan kebersamaan yang terus tumbuh di Kota Probolinggo. Turut hadir Sekda Budiono Wirawan, jajaran Forkopimda, staf ahli, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. (dev/fa)

BAGIKAN