Hadiri Milad Salimah, Dokter Evariani Tekankan Pentingnya Komunikasi dalam Membangun Keluarga

2026

KEDOPOK — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani, mengingatkan pentingnya kesiapan sebelum menikah serta komunikasi dalam menjaga keharmonisan keluarga. Pesan tersebut disampaikannya dalam seminar “Keluarga Tahan Badai” yang diselenggarakan Pengurus Daerah (PD) Salimah Kota Probolinggo di Aula Bromo Inspiration SMKN 1 Kota Probolinggo, Minggu (8/11) pagi. Seminar bertema “Manajemen Konflik Rumah Tangga ala Rasulullah” itu sekaligus menjadi bagian dari peringatan milad Salimah. Kegiatan tersebut menghadirkan konselor dan mediator dari Rumah Harmoni yakni M. Nidzom Anshori dan Ida Rochmawati.

Disampaikan oleh Ketua Pelaksana kegiatan Nanik Nurlaela bahwa seminar ini merupakan upaya membantu keluarga menghadapi persoalan rumah tangga. Nanik berharap kegiatan tersebut turut memperluas kontribusi Salimah dalam penguatan keluarga di Kota Probolinggo.

“Semoga Salimah semakin banyak berkontribusi untuk menghadirkan keluarga-keluarga yang kokoh di Kota Probolinggo khususnya dan mampu melahirkan generasi-generasi emas di masa mendatang menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Berikutnya, Ketua PD Salimah Kota Probolinggo, Fitri Haryati, mengatakan tema ketahanan keluarga dipilih karena dekat dengan persoalan masyarakat saat ini. Perkembangan teknologi, tekanan ekonomi, serta perubahan pola komunikasi menjadi sebagian tantangan yang dihadapi keluarga.

“Keluarga hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perubahan zaman berlangsung begitu cepat,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya dokter Evariani menekankan bahwa persiapan membangun rumah tangga perlu dilakukan sejak sebelum pernikahan. Menurutnya, bekal tersebut mencakup pendidikan, kemampuan mengelola kehidupan sehari-hari, kesiapan finansial, dan pemahaman agama.

“Ketika dia berumah tangga, dia harus berilmu, memiliki penghidupan yang layak secara finansial, memiliki pendidikan, memiliki literasi agama, bagaimana ia bisa memperlakukan pasangannya,” tuturnya.

Evariani juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara suami dan istri. Istri Wali Kota Probolinggo itu mendorong perempuan memiliki keberanian menyampaikan pendapat secara asertif, tanpa merasa tertekan atau terintimidasi dalam rumah tangga. “Hal apa pun di dalam rumah tangga juga harus dikomunikasikan,” tegasnya.

Selain pola komunikasi antarpasangan, Ketua TP PKK itu menyoroti pendampingan anak sebagai bagian penting dalam membangun keluarga. Orang tua perlu memberikan waktu untuk mendampingi pendidikan anak, membiasakan kedisiplinan, serta menanamkan nilai agama dalam keseharian. “Memang tanggung jawab anak itu tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Pada akhir sambutannya, dokter Evariani berharap peserta menerapkan pengetahuan dari seminar dalam keluarga masing-masing dan membagikannya kepada lingkungan sekitar. (dp/pin)

 

BAGIKAN