Hadiri Peringatan Nuzulul Quran PCNU, Wali Kota Ajak Warga Jaga Kondusivitas Kota

2026

KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin menghadiri agenda peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo, Jumat (13/3) malam di Puri Manggala Bhakti. Kegiatan ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antara pemkot dan keluarga besar NU, sekaligus mengenang turunnya Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan jemaah, Wali Kota Probolinggo menekankan pentingnya peran Nahdlatul Ulama sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga kondusifitas di Kota Probolinggo

"NU Kota Probolinggo ini dengan harapan agar supaya kita memang betul-betul bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan hal-hal yang baik. Karena memang yang namanya umat yang menjadi bagian dari NU ini 86 persen," ujar wali kota.

Dalam suasana khidmat peringatan tersebut, dr. Amin menyampaikan makna spiritual dan nilai historis dari peristiwa Nuzulul Qur'an. Dirinya mengajak seluruh hadirin untuk kembali merenungkan proses turunnya wahyu Allah SWT, sebagai tuntunan bagi manusia.

“Nuzulul Qur'an saat-saat di mana diturunkannya Al-Qur'an dari Baitul Izzah. Sebelumnya turun dari Laumul Mahfuz. ke Baitul Izzah, langit yang ketujuh dari bumi dan langit. Kemudian turunlah di malam 17 Ramadan di Gua Hira yang diterima oleh Nabi,” jelasnya

Selain membahas aspek spiritual, wali kota juga memaparkan capaian pembangunan dan tantangan sosial yang dihadapi Kota Probolinggo, seperti isu radikalisme dan narkoba di kalangan pemuda.

"Namun, kita juga menghadapi tantangan masalah narkoba dan kenakalan remaja, bahkan ada indikasi gerakan radikalisme. Maka tidak ada kata kunci selain kita bersama-sama, khususnya orang tua, untuk memperhatikan perkembangan pemuda-pemuda kita," tambahnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Probolinggo, Arba’i Hasan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dan berharap seluruh jemaah dapat memetik hikmah dari peringatan tersebut.

"Mudah-mudahan ini dicatat sebagai amal saleh di sisi Allah SWT dan juga kehadiran Romo Kiai Abdul Matin Djawahir yang dari Tuban jauh yaitu demi memperhatikan undangan kami untuk memberikan satu mauidatul hasanah. Mudah-mudahan apa yang nanti disampaikan oleh beliau menjadi ilmu yang bermanfaat yang bisa dilaksanakan oleh kita bersama," ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengelola zakat di lingkungan NU, pada kesempatan tersebut juga diserahkan tali asih kepada para Muharrik Lazisnu PCNU Kota Probolinggo. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tausiyah oleh Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Abd. Matin Djawahir, yang menyampaikan bekal spiritual serta mengajak jemaah untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. (dp/pin)

BAGIKAN