KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (1/10), di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman No. 19. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para veteran, aparatur pemerintah hingga pelajar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen dalam mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan Ikrar. Ikrar dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusuma Wardhani. Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan baik dari dalam maupun luar negeri telah terjadi terhadap keutuhan NKRI. Rongrongan tersebut salah satunya dimungkinkan karena kelengahan dan kekurangwaspadaan terhadap berbagai upaya yang berusaha menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Melalui semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia bertekad untuk terus memperkokoh tegaknya NKRI serta mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan, memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ditemui usai upacara, Wali Kota Aminuddin mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum untuk terus menggelorakan dan menyampaikan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh masyarakat.
"Hari ini kita baru saja melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Ini memang harus terus kita gelorakan dan sampaikan kepada seluruh masyarakat," ujar Aminuddin.
Menurutnya, Pancasila merupakan bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan menjadi pedoman bagi seluruh bangsa Indonesia. Karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu terus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. "Ini menandakan bahwa memang Pancasila ini sesuatu yang sakti, yang menjadi bagian dari kehidupan kita, yang menjadi pedoman bagi seluruh bangsa Indonesia," katanya. (es/pin)
