Kanigaran - Wali Kota Probolinggo Aminuddin kembali menggelar kegiatan rutin Istigasah di Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Panglima Sudirman, Kamis malam (20/8). Mengusung tema “Doa Ulama dan Umara untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah, ulama, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Probolinggo.
Istigasah dihadiri Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, perwakilan unsur Forkopimda, Ketua DP MUI KH. M. Sulthon, para kiai dan pengasuh pondok pesantren, pengurus BAZNAS, Ketua PCNU, PD Muhammadiyah, FKUB, Persatuan Islam Tionghoa Probolinggo, LPTI, tokoh agama, kepala perangkat daerah, guru ngaji, hafiz dan hafizah, serta para camat dan lurah se-Kota Probolinggo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan pentingnya membangun kebersamaan melalui semangat inklusivitas dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
“Dalam rangka membangun inklusivitas, kita melibatkan seluruh unsur untuk bersama-sama memperkuat keimanan dan ketakwaan. Kita bersyukur pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Probolinggo dapat berjalan dengan lancar dan kondusif,” ujar Aminuddin.
Ia menyampaikan, kondisi kota yang aman dan kondusif menjadi salah satu modal penting dalam mendukung percepatan pembangunan. Pemerintah Kota Probolinggo, kata dia, terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Pada 2027 kita akan lebih fokus mengejar pembangunan, termasuk peningkatan PAD. Semangat inklusivitas juga akan kita wujudkan melalui peningkatan kesejahteraan, salah satunya bagi guru ngaji serta hafiz dan hafizah di Kota Probolinggo,” jelasnya.
Aminuddin menambahkan, keberhasilan berbagai program pembangunan tersebut sangat bergantung pada kondisi keamanan dan kenyamanan daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap sabar dan bersama-sama menyikapi setiap proses pembangunan dengan semangat peningkatan dan perbaikan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin Ustaz Nanang Qosim. Selanjutnya, Yusuf Zainul Anwar memimpin istigasah, sedangkan doa dipandu KH. M. Sulthon bersama KH. Aziz RM.
Selain menjadi sarana spiritual dan doa bersama untuk bangsa dan daerah, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan Program Probolinggo Cerdas bagi pelajar tingkat SMP/MTs di Kota Probolinggo.
Sebanyak 20 pelajar menerima bantuan beasiswa, masing-masing sebesar Rp750 ribu. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Aminuddin kepada 10 penerima manfaat.
Bantuan yang dikelola BAZNAS tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan para pelajar sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat. (vv/pin)
