KETAN BERKREASI Meriahkan HUT RI ke – 81, Warga Berharap Terus Eksis dan Jadi Daya Tarik

2026

KANIGARAN - Dalam rangka memeriahkan HUT Ke - 81 Republik Indonesia, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran menggelar kegiatan seni budaya dan pariwisata dengan tema "KETAN BERKREASI" (Kebonsari Wetan Beragam Kreativitas dan Atraksi), Sabtu (8/8) siang. Kegiatan yang dilepas dari halaman kantor Kelurahan Kebonsari Wetan melewati Jalan Muria ini disambut antusias warga mulai dari anak – anak hingga orang dewasa. 

Digelar oleh Pokmas Botantera Kebonsari Wetan, KETAN BERKREASI menampilkan potensi – potensi lokal yang kreatif dan atraktif. Antara lain penampilan kesenian RW, drumband dan tari kontemporer dari TP PKK dan posyandu kelurahan, musik Dugdug Lare Kebonsari (Lake') dan Jagad Sari. Juga terdapat stan produk UMKM kelurahan setempat. 

"Kegiatan ini digelar sebagai wadah ekspresi dan apresiasi seni budaya masyarakat Kebonsari Wetan, memperkenalkan potensi pariwisata lokal kepada masyarakat luas, mendorong partisipasi aktif warga dalam melestarikan tradisi dan mengembangkan kreativitas," kata Lurah Kebonsari Wetan Ronny Kurniawan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kemeriahan tampilan seni budaya Kelurahan Kebonsari Wetan dan berharap bisa lebih berkembang lagi.

“Ini adalah suatu prestasi yang wajib kita berikan apresiasi karena masyarakatnya mau bergerak seperti ini sudah sangat luar biasa. Apalagi terkait partisipasinya hampir seluruh RT RW ikut dan tampilannya juga nggak ketinggalan. Nah, ini memang tujuannya mensupport memberikan apresiasi kemudian mendorong ekonomi kreatif bergerak dimulai dari masyarakat,” ujar dr. Evariani. 

Ekonomi kreatif yang dimaksud adalah warga kelurahan Kebonsari Wetan keluar dari rumahnya untuk ikut juga menjadi pelaksana, berjualan, pelaku seni, menyewakan kostum, sound system, alat - alat properti dan lain sebagainya. ”Artinya itu kan kebutuhan itu bergulir, ada yang menyewakan dan ada yang menggunakan,” tegasnya.

Menurut istri Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin ini, event yang digelar di 29 kelurahan di Kota Probolinggo dapat mendongkrak tumbuhnya ekonomi masyarakat. Output yang didapat adalah satu tahun terakhir kota ini pertumbuhan ekonominya naik di peringkat 6 besar se - Jawa Timur. 

“Karena pergerakan event ini yang bisa membawa daya tarik perekonomian dan pergerakan uang di masyarakat. Sekarang kita sambil belajar, semoga nanti masyarakat bisa meningkatkan kualitas, baik mengenai inovasi, material, dan tampilan terus bertambah sehingga tidak hanya dinikmati daerah kelurahannya saja, tetapi bisa dipamerkan ke tingkat lebih tinggi lagi, tingkat kota maupun provinsi,” tuturnya. 

Ketua TP PKK Kota Probolinggo menyebut dari aktivitas kegiatan ini terjadi peningkatan perputaran uang di masyarakat. UMKM harus terus dipacu agar menambah inovasi serta menangkap peluang saat ada event. Ia juga menyinggung soal dana kelurahan yang penggunaannya harus proporsional untuk pemberdayaan masyarakat dan infrastruktur. 

Ia menambahkan dengan adanya kelurahan inklusi, pemerintah menggandeng semua masyarakat baik itu difabel, anak - anak, remaja, dewasa hingga lansia. “Kalau dulu mungkin anak - anak malu untuk ikut - ikut seperti ini, tapi bagaimana lagi kita bisa menumbuhkan cinta tanah air. Partisipasi mereka terhadap event kemerdekaan ini kan membangun mindset bahwa kemerdekaan itu harus dirayakan tapi kemudian dibalik itu ada edukasi yang jelas, dirayakan bukan sekadar senang - senang saja tapi monumental. Memacu anak - anak untuk berani dan mampu berkreasi sebagai salah satu cara membangun karakter anak,” imbuhnya.

Salah seorang penonton Ila, 42 tahun, warga Jalan KH Ahmad Dahlan Gang Goni mengaku senang dengan adanya tampilan seni dan budaya yang digelar kelurahannya. Bahkan dirinya datang beramai - ramai dengan para tetangga untuk menyaksikan sekalipun cuaca cukup panas dan berangin siang itu. 

"Seneng lihatnya seru dan meriah tampilannya. Harapannya bisa terus eksis tampilan seperti ini, agar bisa menghibur masyarakat Kota Probolinggo, lebih - lebih kalau bisa menarik pengunjung dari luar kota," katanya. 

Turut hadir di KETAN KREASI, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Kepala Disdikbud Setyorini Sayekti, Camat Kanigaran Purwantoro Noviyanto, lurah Se- Kecamatan Kanigaran, Kapolsek Sub Sektor Kanigaran, Ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan serta pokmas. (Crl/fa)

BAGIKAN