Ketua Dekranasda Dokter Evariani Hadiri 16th Anniversary Rams Management

2026

PROBOLINGGO – Semangat melestarikan Batik di Kota Probolinggo terus menggeliat, tak terkecuali pada peringatan Hari Jadi RAMS Management Ke – 16 yang menghadirkan pagelaran ‘Batik Fashion Walk 2026’ di GM Probolinggo, Sabtu (26/9). Acara ini memadukan kreativitas kebudayaan dengan pesona busana batik nusantara yang diikuti oleh para desainer, model, dan pelaku industri kreatif. 

Ketua Dekranasda Kota Probolinggo Dokter Evariani turut hadir memberikan apresiasi dan dukungan kepada RAMS Manangement yang sudah berkecimpung belasan tahun sebagai agensi model dan manajemen artis asal Kota Probolinggo. Ia merasa bertangung jawab untuk memacu semua komunitas di kota ini untuk terus berinovasi, berkarya dan bermanfaat.  

Dokter Eva-sapaannya, juga berpesan agar RAMS Management bisa mengajak semua komunitas yang ada di tingkat bawah untuk naik ke permukaan dan menularkan segala ilmunya, sehingga Kota Probolinggo makin berkembang. Punya nama di tingkat nasional bahkan internasional, serta makin maju masyarakatnya, baik dari segi ekonomi maupun modernisasi.

“Penampilan fashion tadi saya rasa tidak ketinggalan dengan pusat, karena RAMS Management ini memang punya standarisasi peragawan peragawatinya sangat luar biasa dan memiliki kriteria khusus baik untuk fisik maupun fashionnya. Rasanya kita memang punya tanggung jawab penuh untuk memajukan semua aset Kota Probolinggo naik kelas, baik tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya.  

“Selamat Hari Jadi ke – 16 tahun untuk RAMS Management, terus berkarya dan berkolaborasi melahirkan bakat – bakat potensial di Kota Probolinggo mencapai prestasi nasional maupun internasional,” ucap Dokter Eva, yang malam itu begitu anggun mengenakan batik bernuansa ungu hasil karya salah satu pemenang lomba Batik In Motion 2026.

Sementara itu Owner RAMS Management Ridwan Mabruri menjelaskan proses berdirinya RAMS Management sejak 11 Juni 2010. “Kalau dari 2010 sampai sekarang 2 ribuan model sepertinya, banyak banget model saya sudah beranak - pinak. Menelurkan beberapa model, artis sinetron, dan penyanyi salah satunya Nabila Maharani yang juga tampil malam ini,” jelasnya.

Putra daerah asli Kota Probolinggo ini basic-nya seorang foto model. Ia belajar sekolah model di Surabaya, Jakarta, Banyuwangi, kemudian mengembangkan RAMS Management bersama rekan – rekannya. “Saya ingin memberikan wadah kepada anak - anak muda yang berbakat di dunia modelling agar bisa menambah kepercayaan diri, menambah pengalaman di dunia entertainmnet karena kita bekerja sama dengan BAIQ Management dan Color Model Inc. Malang,” imbuh Coach Ridwan yang punya cita-cita ke Jakarta Fashion Week ini.

Saat ini ada sekitar 100 model yang aktif dari umur 2 tahun – 20. Syarat masuk ke RAMS Management memiliki tinggi minimal 172 cm untuk cewek dan 182 cm untuk cowok. Kriteria lain adalah punya bakat dan disiplin latihan. Di management ini model akan dilatih hingga percaya diri, jalan di catwalk, personality, public speaking, acting. 

Rencana tahun depan, pria yang akrab disapa Coach Ridwan ini, ingin mengajak anak - anak yang berkebutuhan khusus di Kota Probolinggo, untuk berkolaborasi dengan model dan artis RAMS Management. 

“Saya ingin RAMS ada di hati semua masyarakat Kota Probolinggo, bisa diterima di berbagai event manapun, RAMS ingin merangkul dan ingin buka kelas juga untuk adik - adik yang disabilitas,” pungkasnya. 

Fashion show batik sore itu diikuti kurang lebih 120 model RAMS Management, dan support dari beberapa sponsorhip, Malang, Lumajang, Banyuwangi dan Jember. (Crl/fa)

BAGIKAN