KANIGARAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo menggelar “Kidung Literasi: Ketuk Ilmu Dunia dalam Genggaman” bersama Wali Kota Dokter Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, dan Ketua TP PKK Dokter Evariani, Selasa (31/3) di Perpustakaan Kota Probolinggo, Jalan Trunojoyo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow Kilas Prestasi Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo.
Acara berlangsung meriah dengan penampilan dari adik-adik TK YWKA. Kegiatan dipandu oleh pembawa acara cilik, Adik Adam dari TK B, yang tampil percaya diri memandu jalannya acara. Beragam pertunjukan ditampilkan, mulai dari tari tradisional, pencak silat, hingga cerita pendek yang dibawakan oleh Adik Kenzi. Dalam ceritanya, Kenzi membagikan pengalaman menaiki komuter line SUPAS Probolinggo yang menurutnya sangat mengasyikkan.
Selain itu, Adik Toriq turut memukau hadirin dengan hafalan hadits nabi yang disampaikannya dengan lancar. Penampilan anak-anak tersebut menjadi bukti bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga mencakup kemampuan berekspresi dan berkomunikasi sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Probolinggo yang juga Bunda PAUD Dokter Evariani Aminuddin menekankan pentingnya fase prasekolah sebagai pondasi awal dalam pembentukan karakter anak. Masa ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara guru dan orang tua sebagai fondasi utama pendidikan anak.
Ia juga menegaskan bahwa kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini, serta mendorong penyediaan fasilitas pojok baca yang nyaman, ramah anak, dilengkapi area bermain, serta pendekatan pembelajaran sensori motorik dan storytelling agar proses belajar menjadi menyenangkan dan progresif.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyampaikan bahwa kegiatan Kidung Literasi merupakan bagian dari strategi pelayanan pemerintah dalam meningkatkan minat baca masyarakat.
“Ya, ini kegiatan pelayanan. Kidung literasi merupakan bagian dari strategi di Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk meningkatkan minat baca. Pemerintah juga memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari keberagaman buku hingga informasi digital,” ujarnya.
Ia menambahkan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang produktif bagi masyarakat untuk berkarya. “Di sini masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang ada, termasuk komputer, untuk mengerjakan berbagai karya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar di Kota Probolinggo maupun pengunjung, untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang berada di kawasan timur Alun-Alun Kota Probolinggo. “Mari kita tingkatkan literasi kita dalam membaca dan memahami informasi, baik lokal maupun global,” pesannya.
Usai kegiatan, wali kota bersama wakil wali kota dan ketua TP PKK meninjau fasilitas perpustakaan, mulai dari koleksi berbagai jenis buku hingga pojok baca digital yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat.
Melalui kegiatan Kidung Literasi ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap dapat menumbuhkan minat baca sejak usia dini serta memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat sebagai fondasi menuju sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (sit/fa)



