MAYANGAN - PKK Kota Probolinggo menjalin kemitraan strategis. Kali ini melalui Warung PKK Kelurahan Sukabumi bekerja sama dengan OIKIA Cafe and Eatery, yang mengusung coffee and bakery bernama Noir. Peresmiannya, dilaksanakan pada Senin (26/1) siang oleh Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin di Warung PKK yang berada satu komplek dengan kantor kelurahan setempat.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK mengaku bangga atas terwujudnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, inisiatif ini selaras dengan semangat PKK dalam mendukung penguatan ketahanan ekonomi keluarga.
“Bagaimana tingkat ketahanan kita terhadap pergerakan keuangan yang terus berlangsung agar tetap bisa bertahan, syukur-syukur dapat mensejahterakan lingkungan sekitar. Hari ini Noir kami luncurkan sebagai bagian dari kerja sama dengan PKK. Tentunya, kami tidak lupa bahwa tugas PKK adalah membantu masyarakat, khususnya dari sisi ketahanan ekonomi keluarga,” terang dokter Evariani.
Dokter Eva berpesan agar seluruh kader PKK di Kelurahan Sukabumi terus aktif mendukung melalui partisipasi dan inovasi. Sehingga Warung PKK dan Noir dapat semakin berkembang.
“Nanti seluruh produk PKK di sekitar sini bisa disalurkan. Kami juga ingin merangsang agar tim PKK tidak hanya menyerahkan pengelolaan warung, lalu bersikap pasif. Aktivitas dan inovasi di warung atau kafe ini tidak akan terus berjalan tanpa dukungan aktif dari ibu-ibu PKK,” pesannya.
Sementara itu, pemilik OIKIA, Prima Prasastianto Ferby, juga mengungkapkan bahwa kehadiran Noir Coffee and Bakery ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat pemberdayaan UMKM di wilayah Sukabumi.
“Semoga dengan berdirinya Noir ini dapat meningkatkan perekonomian Kota Probolinggo, khususnya di wilayah Sukabumi, Mayangan, serta membuka lapangan kerja baru. Kami juga berharap Noir dapat menunjang pengembangan UMKM, khususnya PKK, agar dapat tumbuh dan berkembang bersama,” jelas Prima yang hadir didampingi oleh istrinya.
Selain sebagai usaha bersama yang mandiri, kehadiran Noir ini, menurut Ketua TP PKK Kelurahan Sukabumi Yaneke Triana Roby, juga dijadikan sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan bagi kader PKK maupun masyarakat di Kelurahan Sukabumi.
“Kami berharap melalui kerja sama ini, Warung PKK Kelurahan Sukabumi dapat berkembang menjadi unit usaha yang mandiri, berdaya saing, serta menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi kader PKK dan masyarakat, khususnya dalam mendukung peran Pokja II dalam peningkatan ekonomi keluarga,” harapnya.
Diketahui, Noir Coffee and Bakery ini mengusung konsep kafe yang santai dan praktis. Buka setiap hari, pada Senin hingga Jumat, buka pukul 07.00 hingga 21.30, sementara pada Sabtu dan Minggu beroperasi mulai pukul 06.30 hingga 22.00. (dp/pin)



