Lestarikan Budaya dan Perkuat Ekonomi Lokal Melalui Dungasem C-Fest 2026

2026

WONOASIH - Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai penyelenggaraan Pagelaran Seni Budaya dan Wisata Lokal Dungasem C-Fest 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Sabtu (25/7) pagi. Antusias masyarakat begitu luar biasa. Sejak pagi mereka telah memadati lokasi acara. 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelurahan Kedung Asem tersebut dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin. Turut hadir Ketua TP PKK dr. Evariani Aminuddin, Camat Wonoasih Eko Candra Wirawan, Lurah Kedung Asem Saiful Sarifudin, jajaran Forkopimcam serta tokoh masyarakat setempat 

Sebelum membuka acara, wali kota bersama istri membaur dengan masyarakat mengikuti senam pagi bersama. Antusiasme warga terlihat sejak pagi dengan memadati area kegiatan yang juga diramaikan bazar UMKM, pameran daur ulang sampah, gunungan hasil bumi, serta beragam pertunjukan seni budaya tradisional.

Wali Kota Probolinggo menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kelurahan Kedung Asem yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. "Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wadah memperkuat identitas daerah, melestarikan budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan ekonomi kreatif. Saya berharap Dungasem C-Fest dapat terus dilaksanakan secara rutin, tahun 2027, 2028, sampai 2030 yaaa! Jadi setiap tahun terus dikembangkan lebih luas," tegas Dokter Aminuddin. 

Sementara itu, Lurah Kedung Asem Saiful Sarifudin, mengatakan Dungasem C-Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mengangkat potensi lokal yang dimiliki wilayahnya. Pelaksanaannya didasari dari hasil musrenbang tahun 2025 dan semangat kebersamaan warga. 

“Dengan maksud tujuannya agar tumbuh rasa cinta melestarikan budaya lokal. Dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta wisata lokal khususnya di wilayah Kedung Asem,” ungkapnya. Ia pn berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi warga.

Sepanjang kegiatan, pengunjung disuguhkan berbagai penampilan seni budaya yang menghibur, mulai dari atraksi kesenian tradisional hingga pertunjukan modern. Deretan stan UMKM yang menjajakan kuliner, kerajinan, dan produk unggulan lokal juga dipadati masyarakat. 

Melalui Dungasem C-Fest 2026, Pemerintah Kota Probolinggo bersama masyarakat berharap semangat gotong royong, pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan ekonomi kerakyatan dapat terus tumbuh dan menjadi identitas pembangunan di Kota Probolinggo yang berkelanjutan. (Dev/fa)

BAGIKAN