Mayangan – Semarak Mango Carnival of Indonesia 2026 di Kota Probolinggo terus berlanjut. Kali ini, kemeriahan hadir melalui lomba senam kreasi Line Dance yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo di Stadion Bayuangga, Sabtu pagi (31/10). Kegiatan tersebut menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan dan mengampanyekan pola hidup sehat melalui olahraga.
Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, hadir bersama pengurus dan anggota TP PKK Kota Probolinggo serta ara Camat dan lurah di kota Probolinggo. Kegiatan diawali dengan penampilan Line Dance bersama dr. Evariani Aminuddin yang berlangsung penuh semangat. Gerakan kompak mengikuti irama musik ceria sukses membangun suasana semakin meriah dan membangkitkan antusiasme peserta.
Sebanyak 29 tim perwakilan TP PKK kelurahan se-Kota Probolinggo ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Setiap tim terdiri atas 10 peserta, sehingga total terdapat 290 peserta yang menampilkan kemampuan terbaik melalui gerakan, koreografi, dan kostum kreatif bertema mangga.
Penampilan para peserta sukses mencuri perhatian. Gerakan energik dan kompak berpadu dengan kreativitas kostum bernuansa mangga. Beragam ornamen, mulai dari daun, buah mangga hingga aksesori bertema mangga, menghiasi penampilan peserta dengan perpaduan warna-warna cerah yang semakin menambah daya tarik pertunjukan.
Ditemui di sela kegiatan, dr. Evariani Aminuddin menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan totalitas seluruh peserta. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarkader PKK.
Ia juga mengapresiasi kreativitas peserta yang telah memberikan penampilan terbaik dengan berbagai inovasi, mulai dari koreografi hingga kostum yang disesuaikan dengan tema Mango Carnival.
“Mereka menunjukkan kreativitas dan inovasi luar biasa, tidak hanya melalui gerakan, tetapi juga konsep penampilan dan kostum. Harapannya, kegiatan ini mampu membangun kepercayaan diri, mendorong keberanian berinovasi, serta meningkatkan produktivitas kader PKK,” tambahnya.
Dalam perlombaan tersebut, penilaian dilakukan oleh juri dari ULD Kota Probolinggo dengan sejumlah kriteria, meliputi ketepatan gerak, teknik dan kekompakan, kreativitas koreografi, ekspresi, serta kostum dan penampilan. Selain menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga, panitia juga memberikan apresiasi untuk kategori kostum terbaik, penampilan terheboh, dan peserta terfavorit. Total hadiah yang diberikan sebesar Rp. 9.000.000,- dan tropi.
Antusiasme mengikuti perlombaan juga dirasakan para peserta. Desy, salah satu peserta asal Kecamatan Kanigaran, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Baginya, Line Dance bukan hanya menjadi wadah menyalurkan hobi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebersamaan.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dan merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Melalui lomba Line Dance ini, Mango Carnival of Indonesia 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan ruang kreativitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, mengembangkan potensi kader PKK, serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan aktif. Semangat kolaborasi yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Probolinggo.(vv/pin)
