KANIGARAN – Ribuan anak dari jenjang TK, RA, dan BA se-Kota Probolinggo memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam kegiatan Pawai Budaya PAUD bertema “Anak Hebat Lestarikan Budaya Nusantara”, Sabtu (22/8).
Titik start pawai anak-anak bersama kepala sekolah dan guru di depan Kantor Wali Kota Probolinggo itu berlangsung meriah. Peserta mengenakan beragam pakaian adat, membawa atribut budaya, serta menampilkan kesenian Nusantara dengan penuh kreativitas. Pawai melintasi Jalan Suroyo dan berakhir di depan Kantor Pos Indonesia.
Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi sarana mengenalkan keberagaman budaya Indonesia secara menyenangkan kepada anak-anak sejak usia dini.
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang menurutnya memiliki nilai penting dalam membangun karakter anak. “Anak-anak ini adalah generasi penerus kita. Sejak dini mereka perlu dikenalkan dengan budaya, diajarkan menghargai perbedaan, dan ditanamkan rasa bangga sebagai anak Indonesia. Ini juga bagian dari cara kita mengisi kemerdekaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua, khususnya kaum ibu, dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan tidak hanya tentang kecerdasan, tetapi juga membangun sikap, kepercayaan diri, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Dari tangan dan keteladanan Bapak dan Ibu guru serta para orang tua, anak-anak kita dibentuk menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, mampu menghargai sesama, dan mencintai bangsanya,” tuturnya.
Wali kota berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak. Pengenalan budaya melalui pengalaman langsung dinilai dapat menumbuhkan rasa memiliki sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin anak-anak tumbuh menjadi anak hebat Indonesia. Anak yang mengenal jati dirinya, mencintai budayanya, menghargai keberagaman, dan kelak mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI Kota Probolinggo sekaligus Ketua Panitia Pawai Budaya PAUD, Supiyah, mengatakan kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari lembaga PAUD se-Kota Probolinggo. “Alhamdulillah, kurang lebih 5.000 anak TK, RA, dan BA turut berpartisipasi bersama kepala sekolah, guru, serta perwakilan wali murid,” ungkapnya.
Supiyah menjelaskan, pawai ini dirancang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada anak-anak sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. “Anak hebat bukan hanya anak yang cerdas, tetapi juga anak yang mengenal jati dirinya, mencintai budayanya, menghargai perbedaan, dan bangga menjadi bagian dari Indonesia,” katanya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kepedulian anak untuk menjaga dan melestarikan budaya Nusantara. Supiyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga TK, RA, dan BA, Pemerintah Kota Probolinggo, Bunda PAUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.
“Mari kita jadikan ini bukan sekadar perayaan, tetapi langkah kecil untuk menanamkan nilai besar kepada generasi penerus. Kenali budayanya, cintai keberagamannya, lestarikan warisannya, dan bangga menjadi anak Indonesia,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Bunda PAUD Dokter Evariani Aminuddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setiorini Sayekti, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dahlia Wirawan, Ketua PGRI Agus Lithanta, serta perwakilan Kementerian Agama. Pawai dimulai dengan pelepasan rangkaian balon. (mir/fa)



