MAYANGAN - Setelah vakum bertahun-tahun, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Probolinggo akhirnya menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Jumat (9/10) siang, di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo.
Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Kota Probolinggo Maju: Menguatkan Peran Sentral KNPI dalam Pembangunan Daerah”, Musdalub diikuti 50 peserta dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Ketua DPD KNPI Jawa Timur Chairuddin AB mengatakan, agenda Musdalub tidak hanya berfokus pada pemilihan ketua definitif, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi strategis bagi seluruh organisasi kepemudaan di Kota Probolinggo.
“Kami berharap forum ini mampu menyatukan sudut pandang serta mempererat kebersamaan demi kemaslahatan masyarakat luas. Selain itu, kepengurusan yang terpilih nantinya diharapkan dapat bersinergi secara aktif dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program prioritas pembangunan,” jelasnya.
Ia juga mendorong para pemuda untuk memanfaatkan ruang musyawarah sebagai tempat bertukar pikiran dan menyampaikan gagasan secara konstruktif demi kemajuan Kota Probolinggo.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengapresiasi terselenggaranya Musdalub sebagai langkah untuk menghidupkan kembali KNPI Kota Probolinggo setelah vakum selama kurang lebih sembilan tahun. Menurutnya, KNPI memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan untuk menyatukan aspirasi, memperkuat sinergi, dan melahirkan gagasan yang mendukung pembangunan daerah.
Berbekal pengalamannya sebagai aktivis mahasiswa, Dokter Aminuddin – sapaannya, menekankan bahwa organisasi kepemudaan merupakan ruang pembelajaran yang penting bagi generasi muda.
“Pemuda harus mampu mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. KNPI diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan potensi tersebut sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Wali kota mengajak seluruh elemen kepemudaan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif melalui semangat Probolinggo Bersolek. Karena pembangunan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan membuka ruang partisipasi dan menerima aspirasi dari beragam lapisan masyarakat.
Menutup sambutannya, Dokter Aminuddin berharap KNPI Kota Probolinggo yang kembali terbentuk dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan ide kreatif, program inovatif, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan kemampuan membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, serta mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki daerah.
“Pemuda harus berani menyampaikan gagasan, membangun kemandirian, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Dengan semangat kolaborasi, saya berharap KNPI dapat mengambil peran nyata dalam membawa Kota Probolinggo semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Musdalub tersebut turut dihadiri Ketua KPU Kota Probolinggo Radfan Faisal, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), perwakilan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar), serta Ketua Karateker KNPI Kota Probolinggo Tri Septa Agung Pamungkas. (dy/fa)
