Nobar Bola Gembira, Laga Dini Hari Tak Surutkan Antusias Masyarakat

2026

KANIGARAN - Laga tensi tinggi tersaji dalam babak semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Spanyol, Rabu (15/7) dini hari. Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin pun tak mau ketinggalan momen ini dengan menggelar nonton bareng (nobar) Bola Gembira di GOR A. Yani.

Di atas kertas, kedua tim sama kuat. Jika Prancis unggul di sektor lini serangnya, Spanyol memiliki lini tengah dan pertahanan yang sangat baik.

Awal permainan, Spanyol menunjukkan permainan yang lebih terorganisir hingga akhirnya di menit 22, mereka mendapatkan hadiah penalti yang mampu dikonversi dengan baik oleh Oyarzabal. Spanyol unggul 1-0.

Permainan pressing Spanyol dan penguasaan bola yang diterapkan mampu membuat Prancis tak bisa mengembangkan permainan. Babak pertama murni dikuasai Spanyol. Hingga akhirnya di babak kedua, Spanyol mampu menggandakan keunggulan lewat gol Pedro Porro. Skor 2-0 untuk Spanyol bertahan hingga akhir pertandingan.

Kekalahan Prancis menjadi pukulan telak bagi para pendukungnya yang hadir dini hari tadi. Terutama bagi John dan Coco, dua wistawan dari Prancis yang nampak hadir meramaikan nobar. Mereka berdua mengaku tengah berlibur di Kota Probolinggo dan memutuskan untuk ikut nobar setelah mencari informasi di internet.

"Sangat disayangkan, tapi harus diakui Spanyol bermain jauh lebih baik. Namun, pengalaman nobar ini sangat menarik. Bagaimana antusias masyarakat di sini sangat tinggi terhadap sepak bola, padahal nobarnya di waktu dini hari," ujar John.

Sementara, Wali Kota Dokter Aminuddin yang juga menjagokan Prancis mengatakan dirinya mengapresiasi masyarakat yang turut menyemarakkan nobar kali ini.

"Bisa kita lihat, meskipun digelar dini hari, masyarakat masih antusias, dan kebetulan ada dua warga Prancis yang juga hadir. Insyaallah besok laga Argentina lawan Inggris kita gelar nobar lagi," pungkasnya. (pin/fa)

BAGIKAN