KANIGARAN – Suksesnya penyelenggaraan pemilu yang berkualitas membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh elemen. Pemerintah Kota Probolinggo bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja Sama Tahun 2026.
Kegiatan yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo tersebut berlangsung di Gedung Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, Selasa (8/9).
Penandatanganan dilakukan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Johan Dwi Angga. Keduanya didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti, Kepala Bakesbangpol M. Sonhaji, jajaran komisioner Bawaslu, serta kepala perangkat daerah terkait.
Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo M. Sonhaji mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari persiapan Pemerintah Kota Probolinggo menghadapi tahapan pemilu mendatang.
“Sebelumnya, Pemerintah Kota Probolinggo telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan KPU. Hari ini dilanjutkan dengan Bawaslu sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.
Menurut Sonhaji, sinergi antarlembaga diperlukan agar seluruh tahapan pemilu dapat dipersiapkan secara matang dan berjalan sesuai ketentuan. Ia berharap pemilu mendatang dapat terlaksana secara berkualitas karena hasilnya akan menentukan arah dan masa depan Kota Probolinggo pada kepemimpinan berikutnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Johan Dwi Angga menjelaskan, penandatanganan tersebut merupakan bagian dari tahapan nonpemilu yang menjadi persiapan menuju tahapan pemilu berikutnya.
“Ini merupakan tahapan nonpemilu sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan pemilu nantinya. Tahapan pemilu sudah mulai dipersiapkan tahun depan, seiring dengan adanya pemisahan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah,” jelasnya.
Johan mengatakan, terkait waktu pelaksanaan pemilu, pihaknya masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari pemerintah dan DPR RI melalui Komisi II yang memiliki kewenangan dalam pembentukan regulasi terkait pemilu.
Sebelumnya, Pemkot Probolinggo dan Bawaslu telah melakukan Rapat Koordinasi Finalisasi Pembahasan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja Sama di Aula Bakesbangpol, Senin (7/9). Hasil pembahasan tersebut memperkuat sinergi kedua pihak dalam mendukung penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pencegahan dan penanganan pelanggaran serta sengketa pemilu, penertiban alat peraga kampanye (APK) dan alat peraga sosialisasi (APS), pemutakhiran data, penguatan netralitas ASN, dukungan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana, pengawasan partisipatif, hingga pendidikan demokrasi bagi masyarakat.
Kolaborasi juga mencakup pemetaan TPS rawan bencana, dukungan layanan kesehatan, pencegahan kekerasan seksual, pengelolaan arsip, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan koordinasi lintas sektor untuk mewujudkan pemilu yang aman, tertib, berintegritas, dan partisipatif.
Sementara, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa menghadapi pemilu nasional maupun pemilihan kepala daerah diperlukan persiapan yang baik dan matang. Menurutnya, penandatanganan nota kesepakatan dengan Bawaslu menjadi pijakan penting untuk memperkuat sinergi sekaligus menjaga kualitas demokrasi di Kota Probolinggo.
“Pemilu bukan hanya soal pelaksanaan, tetapi juga bagaimana seluruh prosesnya berlangsung jujur, adil, aman, dan berintegritas. Pemkot siap bersinergi dengan Bawaslu dalam upaya pencegahan dan penanganan pelanggaran serta menjaga kondusivitas daerah,” tegasnya.
Aminuddin menambahkan, penandatanganan tersebut merupakan wujud kesiapan Pemerintah Kota Probolinggo dalam menghadapi seluruh tahapan pemilu. Ia berharap kolaborasi yang dibangun bersama Bawaslu dan seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan setiap tahapan berjalan tertib, aman, dan sesuai aturan.
“Ini merupakan wujud kesiapan dan penguatan Kota Probolinggo dalam menghadapi seluruh tahapan pemilu. Kita semua berharap pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan proses demokrasi yang berkualitas,” pungkasnya.(vv/pin)
