KANIGARAN - Pemerintah Kota Probolinggo bersama jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/Probolinggo dan sejumlah instansi terkait melaksanakan Rengiat Verifikasi dan Validasi (Verval) dalam rangka SIAPOPS Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk mendukung percepatan operasional program nasional tersebut. Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 0820/Probolinggo dengan melibatkan berbagai unsur terkait, Senin (19/10) pagi.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, jajaran Kodim 0820/Probolinggo, perwakilan manajer koperasi, unsur pengisi gerai KKMP, perangkat Pemerintah Kota Probolinggo, serta Petugas Monitoring (PMO). Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menyampaikan bahwa proses verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan koperasi sebelum mulai beroperasi melayani masyarakat. Dari 12 data yang diperiksa, sebagian besar dinyatakan sesuai, sedangkan satu data yang masih kurang akan segera dilengkapi bersama kelurahan lain yang telah siap. “Jadi, kalau verifikasi ini berjalan dengan lancar, operasional insyaallah bisa segera dilaksanakan,” terangnya.
Wawali Ina juga menekankan pentingnya pelaksanaan uji publik untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap keberadaan KKMP. Melalui uji publik, pemerintah dapat mengetahui tanggapan warga, termasuk jumlah masyarakat yang mendukung maupun yang belum menyetujui keberadaan koperasi tersebut.
Menurutnya, penerimaan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlangsungan koperasi. Selain itu, keberadaan KKMP diharapkan mampu memperlancar distribusi kebutuhan pokok serta mendukung ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo Agus Efendi menjelaskan target pendirian 29 gerai koperasi diharapkan dapat segera beroperasi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Namun, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya, infrastruktur bangunan yang belum sepenuhnya rampung serta pengiriman sarana dan prasarana dari pemerintah pusat yang dilakukan secara bertahap. Kondisi tersebut menyebabkan belum seluruh lokasi siap menjalani verifikasi lapangan.
Tim gabungan yang melibatkan berbagai instansi pemerintah daerah bersama PMO Kementerian Koperasi terus melakukan pemantauan dan menginventarisasi kendala teknis di lapangan. Meski demikian, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait terus berupaya mempercepat penyelesaian tahapan yang diperlukan. Dukungan ASN yang turut berpartisipasi sebagai anggota koperasi juga menjadi bagian dari upaya mendorong keberlangsungan program tersebut.
Verval dilanjutkan mengunjungi sejumlah lokasi KKMP. Meliputi KKMP di Kecamatan Mayangan, yakni KKMP Sukabumi; Kecamatan Kanigaran, meliputi KKMP Kebonsari Kulon, KKMP Sukoharjo, dan KKMP Kanigaran; serta Kecamatan Kademangan, yakni KKMP Triwung Kidul.
Melalui kegiatan verifikasi dan validasi ini, diharapkan kesiapan gerai KKMP di Kota Probolinggo dapat segera dipastikan, sehingga koperasi mampu menjalankan fungsinya sebagai penggerak ekonomi masyarakat, memperkuat distribusi kebutuhan pokok, serta memberikan manfaat nyata bagi warga di tingkat kelurahan. (dy/fa)
