KADEMANGAN – Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari meninjau kerja bakti di kawasan Pantai Permata, Jumat (9/10) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus mempersiapkan lokasi penyelenggaraan festival mangrove yang direncanakan berlangsung pada 3 November 2026 mendatang.
Pantai Permata menjadi salah satu titik yang dipersiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Pemerintah Kota Probolinggo juga akan memperkuat keterhubungan sejumlah destinasi. Di antaranya Bee Jay Bakau Resort (BJBR) dan kawasan T10 JLU, sehingga dapat menjadi rangkaian wisata yang saling melengkapi.
Wali Kota Dokter Aminuddin mengatakan, Pantai Permata telah dipercaya menjadi salah satu lokasi kegiatan festival mangrove yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Perhutani. Karena itu, persiapan mulai dilakukan, termasuk melalui kegiatan kerja bakti untuk menjaga kebersihan dan kesiapan kawasan.
“Pantai Permata ini akan menjadi salah satu spot yang dipercaya oleh pemerintah provinsi melalui Perhutani untuk menjadi tempat kegiatan festival mangrove pada tanggal 3 November. Salah satu lokasinya di Pantai Permata, kemudian ada juga di BJBR,” ujarnya.
Persiapan festival masih terus berjalan dan membutuhkan dukungan berbagai pihak. “Persiapannya masih berjalan karena waktunya juga masih cukup panjang. Yang penting, masyarakat tahu bahwa di sini nanti ada salah satu spot untuk festival mangrove tersebut,” jelasnya.
Melalui kerja bakti ini, Pemerintah Kota Probolinggo mendorong agar kebersihan kawasan pesisir menjadi perhatian bersama, terlebih Pantai Permata memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan. Kesiapan lokasi, kebersihan, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan festival.
Ke depan, penguatan konektivitas Pantai Permata, BJBR, dan kawasan T10 JLU diharapkan dapat memperkaya pilihan wisata di Kota Probolinggo. Selain memperkenalkan potensi pesisir dan ekosistem mangrove, pengembangan tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat serta pelaku usaha lokal melalui kunjungan wisatawan. (mir/fa)
