MAYANGAN - Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan Talkshow Edukasi bertajuk “Buka Buku, Tutup Vape” yang diikuti ratusan pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/ SMK/MA se-Kota Probolinggo, Kamis (18/06) pagi, di Aula Bangkesbangpol dalam rangka memperingati Hari Baca Buku Nasional 2026.
Mengusung tema “Buka Buku, Tutup Vape: Menjadi Generasi Literasi yang Anti Zat Adiktif”, kegiatan tersebut bertujuan mengajak pelajar untuk membangun kebiasaan membaca serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penggunaan rokok elektronik (vape) dan berbagai zat adiktif lainnya.
Serangkaian kegiatan itu dirangkai dengan menarik, dengan mengadakan lomba Story Telling yang diikuti oleh pelajar Tingkat SMP/MTs se Kota Probolinggo dan Lomba Mading 3D di kalangan Tingkat pelajar SMA/SMK/MA dengan puncak acara yakni Talkshow Buka Buku, Tutup Vape yang dipilih untuk menyelamatkan generasi muda dalam mencetak budaya literasi sebagai investasi jangka panjang guna menciptakan masyakat yang kritis, solutif dan berwawasan luas.
“Dengan puncak acara sekaligus pemberian hadiah uang pembinaan ini kami kemas dengan menarik dengan menggagas agenda Talkshow Buka Buku Tutup Vape yang dihadiri pelajar serta guru sebanyak 120 orang dengan menggandeng nasumber Ibu Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr.Eariani Aminuddin sebagai bentuk literasi Kesehatan agar remaja kita tidak hanya cedas secara akademik tapi cerdas dalam memilih gaya hidup,’’ paparnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Dokter Aminuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu memadukan edukasi kesehatan dan penguatan budaya literasi tersebut. Dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki budaya literasi yang kuat juga penting guna mensukseskan visi-misi Pembangunan Nasional menuju generasi Emas 2045.
Menurutnya, membaca merupakan salah satu cara terbaik untuk membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. “Adik-adik saat ini perlu bersyukur dengan kecanggihan yang disuguhkan saat ini harus benar-benar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Karena literasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan ini salah satu upaya kami ingin menanamkan kepada generasi muda bahwa membaca adalah investasi terbaik untuk masa depan,” Jelasnya.
Di hadapan ratusan peserta yang hadir, Wali Kota Aminuddin juga sedikit memberikan ulasan bahaya zat-zat adiktif yang terkandung dalam vape. Menurutnya generasi muda perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan dengan menjauhi vape dan zat adiktif lainnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para pelajar aktif mengikuti sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan pertanyaan kepada narasumber terkait pentingnya literasi dan upaya menjaga kesehatan di usia remaja. Giat itu ditutup dengan penyerahan secara simbolis terhadap pemenang loma Story Telling yang diikuti oleh SMP/MTs dan Lomba Majalah Dinding 3D untuk Tingkat SMA/SMK/MA. (dev/pin)



