Pisah Sambut Kapolres Probolinggo Kota, Jejak Pengabdian AKBP Rico Yumasri dilanjutkan AKBP Lucky Permana Putra

2026

Mayangan – Pengabdian boleh berganti tempat, jabatan boleh berganti nama, tetapi kebersamaan dan kepercayaan yang telah terbangun akan selalu meninggalkan makna.

Semangat itulah yang mewarnai acara pisah sambut Kapolres Probolinggo Kota dari AKBP Rico Yumasri kepada AKBP Lucky Permana Putra di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Jumat malam (16/10).

Acara tersebut mempertemukan unsur pimpinan daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Hadir Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Bupati Gus Harris dan Wakil Bupati Probolinggo, jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Probolinggo, Ketua MUI KH M. Sulthon, para alim ulama, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Menurut Wali Kota dokter Aminuddin, AKBP Rico memiliki jiwa yang matang. Pendekatan yang tenang, kesabaran dalam menghadapi persoalan, serta kemampuan membangun komunikasi menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Kebersamaan yang terbangun selama masa kepemimpinannya juga tidak lepas dari komunikasi dan kolaborasi lintas sektor. Mulai dari pertemuan, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), hingga upaya untuk hadir bersama dalam berbagai persoalan masyarakat, semuanya menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan.

"Sebab, dalam menjaga keamanan daerah, tidak semua persoalan selesai hanya dengan kewenangan. Ada komunikasi yang harus dijaga, ada kepercayaan yang perlu dirawat, dan ada kebersamaan yang tidak bisa digantikan oleh apa pun", imbuhnya.

Wali Kota Aminuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian AKBP Rico Yumasri bertugas di Kota Probolinggo. Ia menilai, pendekatan humanis dan kesabaran dalam menghadapi berbagai persoalan menjadi modal penting dalam membangun situasi daerah yang aman dan kondusif.

“Kolaborasi yang telah kita bangun bersama menjadi modal penting untuk menjaga Kota Probolinggo tetap aman dan kondusif. Setiap persoalan perlu kita hadapi dengan kesabaran, mengedepankan pendekatan humanis, serta membuka ruang komunikasi agar dapat diselesaikan dengan baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.

Wali Kota juga menyampaikan selamat atas promosi jabatan Rico Yumasri sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba. Promosi ini menjadi bagian dari perjalanan karier dan pengabdian yang diharapkan semakin memberikan manfaat bagi institusi Polri dan masyarakat.

Di sisi lain, kepemimpinan baru di bawah AKBP Lucky Permana Putra diharapkan mampu melanjutkan sinergi yang telah terbangun, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota maupun Kabupaten Probolinggo tetap terjaga.

Sembilan Belas Bulan yang Menjadi Bagian dari Perjalanan

AKBP Rico Yumasri mengenang kedatangannya pada 14 April 2025. Selama bertugas, ia mengaku diterima dengan hangat oleh masyarakat dan seluruh unsur pimpinan daerah.

"Penerimaan tersebut menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ujarnya dengan gaya khas yang tenang.

Rico menyampaikan terima kasih kepada jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen yang selama ini berjalan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Selama bertugas di Probolinggo, saya merasakan bagaimana kebersamaan dan dukungan seluruh pihak menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas. Kita saling bahu-membahu, memberikan masukan, dan bersama-sama mencari solusi demi kepentingan masyarakat,” ungkap Rico.

Hingga waktunya tiba untuk.penyegaran, pada 12 Oktober 2026, Rico mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba. Perubahan tersebut menjadi babak berikutnya dalam perjalanan pengabdiannya di institusi Polri.

Di balik perpisahan itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun kebijakan yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Rico juga meminta doa agar dapat melanjutkan pengabdian di tempat yang baru. Meski tidak lagi bertugas di Probolinggo, ia menegaskan bahwa hubungan persahabatan dan silaturahmi tidak harus berakhir seiring perpindahan jabatan.

“Secara kedinasan kita berpisah, tetapi dalam silaturahmi kita tetap terhubung. Saya berharap komunikasi dan persahabatan ini terus terjaga. Saya juga masih terbuka untuk berdiskusi dan memberikan dukungan apabila diperlukan,” ujarnya.

Tongkat kepemimpinan Polres Probolinggo Kota kini berada di tangan AKBP Lucky Permana Putra. Kehadirannya menandai dimulainya babak baru dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Lucky menyampaikan penghargaan kepada AKBP Rico Yumasri atas berbagai capaian dan fondasi kerja yang telah dibangun selama memimpin Polres Probolinggo Kota.

Ia mengenal Rico sebagai sosok yang memiliki rekam jejak pengabdian kuat, termasuk pengalaman sebagai penyidik KPK yang andal. Keduanya juga telah menjalin persahabatan sejak menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian pada 2006.

Lucky menegaskan komitmennya untuk melanjutkan hal-hal baik yang telah dirintis, termasuk upaya mewujudkan tata kelola kepolisian yang bersih dan berintegritas melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar kami dapat melanjutkan apa yang sudah dirintis dengan baik. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar tugas kepolisian dapat berjalan optimal,” ungkap Lucky.

Ia juga mengajak seluruh personel Polri untuk lebih banyak hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, polisi tidak cukup hanya bekerja di balik meja atau menunggu laporan datang, tetapi harus turun langsung, mendengarkan kebutuhan warga, serta memahami persoalan yang mereka hadapi.

“Personel Polri harus lebih banyak mendengar daripada berbicara. Kami perlu membuka diri terhadap kritik dan saran masyarakat, melakukan evaluasi, dan terus berbenah agar pelayanan, perlindungan, serta pengayoman yang diberikan benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. (yul/pin).

BAGIKAN