Rakor PKS Bahas Program Strategis hingga Kesiapsiagaan Bencana

2026

KANIGARAN – Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kota Probolinggo digelar pada Selasa (27/10) pagi di ruang pertemuan Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo. Rakor rutin bulanan yang dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama perwakilan Forkopimda setempat itu membahas sejumlah program strategis, meliputi pelaksanaan program nasional, pembangunan kota, pengelolaan lingkungan, serta kesiapan pengamanan berbagai agenda daerah.

Dalam arahannya, Wali Kota Probolinggo menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Terkait MBG, Dokter Amin meminta kepada pengelola agar terus menjaga kualitas makanan, memperhatikan pengelolaan limbah dan tenaga kerja, serta melibatkan koperasi untuk mendukung perekonomian masyarakat.

“Dan mungkin ke depan kita berharap dari ke-29 Koperasi Merah Putih yang ada di Kota Probolinggo ini dapat bersinergi dengan dapur makanan bergizi,” ujarnya.

Perhatian berikutnya diarahkan pada pelaksanaan program Indonesia ASRI yang sejalan dengan Probolinggo Bersolek. Wali kota mengajak seluruh kelurahan dan perangkat daerah memperkuat program tersebut melalui kondusifitas keamanan, kesehatan, kebersihan, dan keindahan kota. 

“Maka di setiap kesempatan paling tidak setiap minggu kita harapkan di semua kelurahan, di semua OPD ini menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam rangka menunjang program ASRI tersebut,” pesannya.

Menghadapi pergantian musim, dokter Amin menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap bencana kebakaran dan banjir. Dirinya juga berpesan kepada BPBD untuk memetakan potensi banjir serta kepada Dinas PUPR agar membersihkan saluran air, terutama di wilayah Kedopok, Kanigaran, dan Mayangan. “Dan ini menjadi perhatian kita jangan sampai nanti hujannya sudah turun, got-nya masih belum bersih,” terang wali kota.

Sementara itu, menjelang agenda Mango Carnival of Indonesia pada 29–31 Oktober mendatang, dokter Aminuddin menginstruksikan peserta rakor turut mempromosikan kegiatan tersebut kepada masyarakat serta memastikan kesiapan semua pihak untuk menyukseskannya. “Informasikan terus-menerus kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Menutup arahannya, Aminuddin berpesan kepada camat dan lurah memperkuat sinergi tiga pilar serta koordinasi dengan polisi RW. Pemantauan wilayah dan komunikasi dengan masyarakat perlu terus dilakukan agar gangguan keamanan maupun persoalan pelayanan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi konflik sosial.

“Sehingga kita berharap bahwa apa pun itu yang menyangkut ketidaknyamanan, gangguan keamanan, kemudian komunikasi maupun pelayanan yang mengarah ke konflik sosial ini bisa kita cegah secara terus-menerus,” ujar Aminuddin.

Selain wali kota, perwakilan Forkopimda lainnya juga turut memberikan arahan dalam rakor tersebut. (dp/pin)

BAGIKAN