KANIGARAN - Pecah!! Suasana meriah penuh semangat mewarnai halaman Mako Satpol PP (Damkar) Kota Probolinggo, Rabu (13/5) pagi, dengan hadirnya ratusan ibu - ibu PKK kecamatan dan kelurahan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK Ke - 54 dengan tema 'PKK Bergerak, Perempuan Berdaya'.
Mengenakan kostum merah hitam, ibu - ibu PKK sudah bersiap sejak pukul 6 pagi mengikuti rangkaian kegiatan dan lomba yang digelar TP PKK Kota Probolinggo bekerja sama dengan PT. Heinz ABC Indonesia. Di venue selain panggung utama juga berjajar stan - stan kecamatan yang menjual produk unggulan UMKM setempat.
Setelah senam bersama, keseruan masih berlangsung dengan dimulainya berbagai lomba. Seperti lomba masak semur tahu, lomba kreasi sambal ABC, lomba yel-yel/jingle dan lomba kreasi daur ulang.
Sales Exclusive PT Heinz ABC Indonesia Aries Dyanputranto menyebut bahwa Kota Probolinggo masuk dalam daftar Akademi ABC yang digelar di seluruh Indonesia. Kota Probolinggo urutan ke 94 dari total 105 titik di seluruh Indonesia.
“Kota Probolinggo ini antusiasnya luar biasa, heran saya mengadakan acara pagi, biasanya di kota - kota lain baru mulai jam 8 jam 9 pagi, tapi disini peserta sudah siap jam 6 pagi," katanya, disambut tepuk tangan yang hadir.
Lebih lanjut Aries sapaan akrabnya menjelaskan kegiatan tersebut mengenalkan produk baru mereka Kecap Hitam Manis ABC dan juga program Akademi ABC. "Senang sekali untuk Kota Probolinggo lebih seru apalagi digelar out door. Kita berharap dengan adanya event - event seperti ini bisa meningkatkan omzet juga," pungkasnya.
Sementara itu Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin memberikan apresiasi untuk TP PKK di Kota Probolinggo yang menjadi penunjang program - program pemerintah. Akademi ABC berkolaborasi dalam memperingati HKG PKK Ke - 54 ini sesuai dengan program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo yang ke - 6 yaitu penguatan sampai tingkat Kelurahan, RW, RT, bahkan sampai tingkat keluarga.
“Inilah tujuan akhir dari Tim Penggerak PKK yaitu menguatkan sendi - sendi sampai dengan kelurahan. PKK memberikan sumbangsih yang sangat positif dan luar biasa untuk Kota Probolinggo,” terang wali kota.
Sesuai komitmen pemerintah untuk terus menggerakan perekonomian masyarakat melalui UMKM, maka ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo pun ikut berpartisipasi belanja produk di stan masing-masing kelurahan di lima kecamatan.
"Sehingga betul - betul setiap kegiatan akan mempunyai mutliple effects untuk meningkatkan UMKM, meningkatkan perekonomian yang akhirnya menjadi bagian dari BERSOLEK, dimana 'S' nya adalah meningkatkan kesejahteraan," pungkas Dokter Amin.
Ditemui usai kegiatan, Ketua TP PKK Kota Probolinggo Dokter Evariani menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada peran serta TP PKK Kota Probolinggo. Ia mengaku punya cita-cita bagaimana menggerakan pertumbuhan dari masyarakat, dari keluarga, dan yang harus diandalkan adalah Tim Penggerak PKK Kelurahan.
“Disini tidak hanya ada kebersamaan tapi kita membangun komunikasi kemitraan bagaimana pembangunan saat ini bergerak sungguh - sungguh dengan memperhatikan, memberikan apresiasi dan mengajak kelurahan berkolaborasi berkiprah dari sisi ekonomi, edukasi keluarga, ketahanan keluarga. Ini salah satu wujud kita untuk mengangkat bagaimana kelurahan bergerak dan pembangunan terus tumbuh," jelasnya.
HKG PKK menjadi momentum agar PKK Bergerak, Perempuan Berdaya. Intinya, lanjut Dokter Evariani, perempuan tidak bisa lagi diabaikan, tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, bukan lagi berada di belakang suami. Tapi, berdampingan.
“Nah peran PKK ini bukan lagi mitra strategis tetapi sebagai akar rumput, maka kita mulai dari saat ini dengan HKG memunculkan semua PKK lebih percaya diri, lebih berani, dan muncul ke panggung perkembangan kota sehingga strategi dari Probolinggo BERSOLEK ini bisa memanfaatkan PKK sebagai instrumen medianya," tambah Evariani.
Sebagai Ketua TP PKK, Dokter Evariani berharap dapat terbangun kolaborasi secara sosial, ekonomi, kemasyarakatan, sehingga dengan kekuatan, kegotongroyongan itulah pertumbuhan kota bisa naik kelas. “Sesuai dengan pepatah, semakin kuat semakin hebat, jadi kalau kita tidak bersatu akan sulit untuk mewujudkan Kota Probolinggo BERSOLEK. Pembangunan yang berhasil itu harus berorientasi pada masyarakat langsung dan masyarakat terkecil yang memiliki unit kepemimpinan adalah kelurahan, sehingga lurah harus kuat, Tim Penggerak PKK harus sinkron dengan lurahnya," tuturnya. (Crl/fa)



