Semipro 2026 Resmi Ditutup, Dokter Aminuddin: Perputaran Ekonomi Capai Rp 2,8 Miliar

2026

MAYANGAN – Rangkaian Seminggu di Probolinggo (Semipro) 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, Minggu (13/7) malam di Stadion Bayuangga. Mengusung tema "Linggo Lungguh, Duduk Bersama, Bangkit Bersama", penutupan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat yang memadati kawasan stadion hingga malam terakhir penyelenggaraan.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Budiono Wirawan, Ketua TP PKK dr. Evariani Aminuddin, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para sponsor, komunitas, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.

Acara penutupan diawali dengan penampilan fashion show para finalis Kang Yuk Kota Probolinggo 2026 yang menampilkan pesona budaya lokal. Kemeriahan berlanjut dengan atraksi Polisi Cilik SDN Sukabumi 2, tari kolosal Hindia persembahan Sanggar Senam Elisabeth bersama TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Probolinggo, hingga ditutup dengan penampilan grup musik kebanggaan Kota Probolinggo, Doyan Wadon, yang sukses menghibur dan mengundang antusiasme ribuan penonton.

Malam penutupan juga menjadi momen pemberian penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Semipro 2026. Penghargaan apresiasi tertinggi diberikan kepada Prolink Production selaku event organizer. Apresiasi juga diberikan kepada para mitra sponsor, yakni Bank Jatim, Alraz, dan PAI, atas dukungan terhadap penyelenggaraan Semipro tahun ini.

Selain itu, penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba vlog Facebook dan TikTok bertema Belah Jimat Mangunharjo sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas masyarakat dalam mempromosikan budaya daerah melalui media digital. Pemerintah Kota Probolinggo juga memberikan penghargaan kepada para Pemuda Pelopor Kota Probolinggo atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pembangunan daerah, serta kepada perwakilan komunitas etnis Tionghoa yang turut memperkaya Semipro melalui penampilan seni budaya.

Penghargaan turut diberikan kepada dua pembalap nasional asal Kota Probolinggo yang berhasil mengharumkan nama daerah di ajang balap bergengsi. Hafidz Fahril Rasyadan menerima penghargaan atas prestasinya meraih podium sekaligus menjadi juara umum kelas Novice pada Kejuaraan Provinsi Jawa Timur Racing Series 3 yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026. Sementara M. Nabil Zahsena mendapat apresiasi setelah berhasil meraih podium ketiga pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series Kelas Sport 250 CC Junior Round 2 yang digelar pada 20 Juni 2026.

Mengusung konsep "10 Hari, 10 Tema, 10 Pengalaman Berbeda", Semipro 2026 menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari pameran UMKM, festival kuliner, hiburan, pertunjukan seni budaya, edukasi, hingga berbagai perlombaan yang mampu menarik minat masyarakat dari dalam maupun luar Kota Probolinggo.

Meski menjadi malam terakhir penyelenggaraan, kawasan Semipro tetap dipadati pengunjung. Warga tampak antusias menikmati stan-stan kuliner, produk UMKM, wahana permainan, hingga berbagai aktivitas yang digelar di dalam maupun di sekitar Stadion Bayuangga. Ramainya pengunjung menjadi penanda tingginya antusiasme masyarakat terhadap agenda tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Semipro 2026. Menurutnya, penyelenggaraan event ini tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata.

"Selama 10 hari pelaksanaan Semipro, perputaran uang mulai dari transaksi UMKM, wahana permainan, potensi retribusi parkir, hingga berbagai event pendukung yang berlangsung di luar Stadion Bayuangga diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 2,8 Miliar. Ini menunjukkan bahwa Semipro mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Aminuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Kota Probolinggo agar semakin nyaman dikunjungi wisatawan maupun masyarakat dari berbagai daerah.

"Kita tunjukkan bahwa masyarakat Kota Probolinggo itu keren, mampu menjaga kondusivitas. Terbukti banyak masyarakat luar daerah yang berbondong-bondong datang ke sini. Ke depan, kalau bisa Semipro tidak hanya menghadirkan kesenian dari daerah lain, tetapi juga dari luar negeri," katanya disambut tepuk tangan pengunjung.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo saat ini mencapai 6,21 persen, menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, capaian tersebut harus terus dipertahankan melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Semipro bukan sekadar hiburan. Ini adalah wadah untuk memperkuat UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi Kota Probolinggo kepada masyarakat luas," pungkasnya. (sit/fa)

BAGIKAN