KADEMANGAN – Komitmen membangun kekompakan dari akar rumput terus ditegaskan Pemerintah Kota Probolinggo. Wali Kota Dokter Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari melanjutkan Roadshow Satu Tahun Kepemimpinan dengan menyapa para pengurus Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) di Aula Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Selasa (31/3) siang.
Turut hadir Anggota DPRD Komisi I Endang Irawati, Ketua TP PKK Kota Dokter Evariani Aminuddin, Pj Sekda Rey Suwigtyo, Camat Kademangan Abdi Firdausi, serta para lurah se-Kecamatan Kademangan. Undangan yang hadir terdiri dari unsur RT, RW, PKK, Karang Taruna, LPMK hingga kader Posyandu—sebagai representasi kekuatan sosial di tingkat kelurahan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Dokter Aminuddin juga menyerahkan bantuan kursi roda secara simbolis kepada Slamet (54), warga RT 05 RW 02 Kelurahan Triwung Kidul. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi istrinya, Arbaati (52), yang menderita diabetes hingga kakinya diamputasi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Istri saya membutuhkan kursi roda, dan hari ini sudah diberikan langsung oleh Pak Wali Kota,” ungkap Slamet dengan haru.
Mengawali sambutannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa LKK memiliki peran strategis sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah di tingkat kelurahan.
“LKK adalah jembatan yang menghubungkan kebutuhan warga dengan arah kebijakan pemerintah. Tanpa peran aktif LKK, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penguatan kapasitas kelembagaan. Fokus utamanya meliputi pemahaman pengelolaan sampah berbasis kawasan, peningkatan profesionalisme kelembagaan, serta percepatan kesejahteraan masyarakat melalui layanan yang semakin baik.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang bergerak bersama. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan keamanan, hingga berperan aktif dalam setiap program pembangunan. Menata Pilang harus dimulai dari langkah nyata kita semua,” imbuhnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait pengelolaan sampah skala kawasan. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi LKK dalam menggerakkan partisipasi warga, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan itu juga ditampilkan video hasil pembangunan dan kekompakan warga dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sebagai bagian dari Jenama (city branding) Probolinggo Kota Bersolek. (yul/fa)



