MAYANGAN – Banyaknya saf saat salat Subuh berjemaah di Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo menjadi harapan Wali Kota Dokter Aminuddin. Untuk mewujudkan itu, memakmurkan masjid dengan salat Subuh berjemaah bersama wali kota dilaksanakan. Khusus untuk anak-anak dari PAUD hingga SMP bakal mendapat uang saku.
Minggu (6/9) menjadi giat perdana gerakan tersebut. Nampak puluhan anak-anak dari berbagai usia ikut salat berjemaah yang diimami Dokter Aminuddin. Wali kota yang sudah menjadi jemaah masjid sejak tahun 2003 itu melantunkan surat Ali Imran ayat 14 – 19 di dua rakaat salat.
Setelah salat dan berdoa, anak-anak dibagi menjadi dua baris untuk laki-laki dan perempuan. Kemudian uang saku diberikan satu per satu oleh Wali Kota Dokter Aminuddin dan Ketua Badan Pengelola Masjid Raudlatul Jannah Kiai Abdul Azis, didampingi Ketua BAZNAS Imanuddin Abil Fida dan pengurus masjid.
Menurut wali kota, hari ini (6/9), dimana masih di bulan Maulid, ia ingin mengajak anak-anak melakukan kebiasaan anak hebat Indonesia. Tujuh kebiasaan anak hebat adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur lebih awal.
Salat Subuh berjemaah dan pemberian uang saku untuk anak-anak, kata Dokter Aminuddin, tujuannya agar jemaah khususnya anak-anak bersemangat untuk salat di masjid yang dekat dengan Alun-alun Kota Probolinggo ini. Ibadah salat Subuh sangat spesial dimana salat sunah sebelum Subuh dihadiahi begitu besar pahala oleh Allah SWT.
“Bahkan para kiai menyebut gunung emas akan diberikan kepada mereka yang melaksanakan salat sunah sebelum subuh. Apalagi Salat Subuhnya, dari segi ibadah sangat utama dianjurkan. Bahkan ditambah wirid sampai waktu fajar bisa berpahala sebagaimana umroh. Artinya, ada suatu momen kenapa Salat Subuh itu istimewa,” jelasnya.
Di dunia kesehatan, jika bangun pagi, sejak pukul 02.00 lapisan ozon mengeluarkan endorphin alami yang bisa membuat suasana otak cerah untuk berpikir, mengeluarkan ide-ide sehingga bagus untuk anak-anak serta menguatkan keilmuan mereka.
“Kami ingin Masjid Raudlatul Jannah sebagai gerbang masuk kota (dari sisi transportasi kereta api) terlihat syiar sejak Subuh. Harapannya dengan anak-anak ditemenin bapaknya, salat Subuh semangatnya sama dengan Salat Jumat. Demikian banyaknya orang berdoa untuk kota maka bukan main rahmat Allah SWT akan turun dimana-mana di Kota Probolinggo,” terang Dokter Aminuddin.
Gerakan ini membuat bertambahnya jemaah anak-anak. Jika biasanya hanya 1 atau 2 anak, pagi itu meningkat 5 sampai 7 kali lipat. “Gerakan pemberian uang saku ini akan kami berikan setiap hari sampai masjid ini penuh. Setiap anak diberi uang saku Rp 5 ribu setiap hari setelah berjemaah Salat Subuh di sini,” tutur wali kota.
Atta, salah satu jemaah anak-anak mengaku senang bisa salat Subuh bersama Wali Kota Probolinggo dan mendapat uang saku. Ia datang bersama saudaranya dari rumahnya di daerah Kelurahan Pilang. “Biasanya salat Subuh di rumah, ke Masjid Agung baru pertama kali. Seneng ada uang sakunya, bisa diteruskan seperti ini,” ujar siswa kelas 3 SD itu.
Sementara itu, menurut Aisyah, ajakan Salat Subuh berjemaah ini bisa menjadikan dirinya dan anak-anak lainnya lebih tertib beribadah. “Biasanya malas kan (mau ke masjid), tapi dapat yang saku lebih tertarik. Buat teman-teman ayo salat bareng-bareng biar dapat pahala bareng dan masuk surga bareng,” tutur Aisyah, pelajar SMP negeri di Kota Probolinggo ini.
Ketua BAZNAS Imanuddin Abil Fida mengungkapkan terima kasih kepada Wali Kota Dokter Aminuddin yang menginisiasi kegiatan ini. Pihaknya pun mendukung program yang baik untuk fisik dan jiwa batin anak-anak Kota Probolinggo.
“BAZNAS berkomitmen terus konsisten agar Salat Subuh ramai seperti jemaah Salat Jumat. Kami siap mensupport sesuai dengan SOP yang ada. Seperti harapan Pak Wali setiap hari, kami siap support untuk pembangunan jiwa batin anak-anak dan masyarakat Kota Probolinggo,” ungkap Imanuddin.
Tidak hanya didampingi Sekda Budiono Wirawan dan Asisten Perekonomian Pembangunan Aries Santoso serta Kabag Kesra Samsul Arifin. Anggota DPRD Kota Probolinggo Nunung Mohammad Toha juga menjadi jemaah di Masjid Agung. “Selaku legislatif saya sangat support sekali pemberian uang sakut untuk anak-anak. Kalau sudah biasa nanti selanjutnya akan jadi kebiasaan Salat Subuh berjemaah,” terangnya. (fa/pin)
