Tanamkan Cinta Mangga Sejak Dini, Ratusan Anak TK Ikuti Lomba Mewarnai Mango Carnival 2026

2026

MAYANGAN – Mengenalkan mangga sebagai salah satu ikon Kota Probolinggo dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Melalui Lomba Mewarnai dalam rangkaian Mango Carnival of Indonesia 2026, anak-anak taman kanak-kanak diajak mengenal sekaligus mengekspresikan kecintaan terhadap buah khas daerah melalui karya seni.

Kegiatan yang berlangsung di area Stadion Bayuangga, Jumat (30/10) siang itu, diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai taman kanak-kanak di Kota Probolinggo. Mereka mendapatkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam untuk menyelesaikan gambar bertema mangga sesuai dengan kreativitas dan imajinasi mereka.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, yang hadir dalam rangkaian kegiatan Mango Carnival of Indonesia 2026, turut menyaksikan semangat peserta dalam mengikuti berbagai agenda yang mengangkat potensi mangga daerah.

Penyuluh Pertanian DKPPP Kota Probolinggo, Wiwin Wulandari menjelaskan bahwa lomba mewarnai tersebut menjadi salah satu sarana edukasi untuk memperkenalkan potensi pertanian kepada anak sejak usia dini.

Menurutnya, anak-anak perlu mengenal kekayaan hasil pertanian daerah, termasuk mangga yang telah dikenal luas karena memiliki cita rasa dan karakteristik khas. “Harapannya, sejak dini anak-anak sudah mengenal mangga Kota Probolinggo. Mereka juga perlu tahu bahwa kita memiliki mangga dengan kekhasan tersendiri yang menjadi kebanggaan daerah,” ujar Wiwin.

Wiwin menambahkan, pengenalan potensi pertanian sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kekayaan lokal. Dengan cara sederhana melalui kegiatan mewarnai, anak-anak dapat belajar mengenali bentuk dan warna buah mangga sekaligus menumbuhkan ketertarikan terhadap lingkungan sekitarnya.

Dalam penilaian lomba, dewan juri memperhatikan kreativitas, orisinalitas karya, serta perpaduan dan kontras warna. Penilaian tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenali potensi dan bakat seni anak-anak sejak usia dini. 

Wiwin berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta. Anak-anak diharapkan semakin mengenal mangga sebagai salah satu identitas Kota Probolinggo dan tumbuh dengan rasa bangga terhadap potensi daerahnya.

Melalui kegiatan edukatif dalam Mango Carnival of Indonesia 2026, Pemerintah Kota Probolinggo berharap pengenalan mangga tidak hanya berlangsung melalui promosi dan pengembangan produk, tetapi juga melalui pendidikan sejak usia dini. Dengan demikian, kecintaan terhadap ikon daerah dapat tumbuh dan diteruskan kepada generasi berikutnya. (es/fa)

BAGIKAN